Depan arrow Topik arrow Teknologi
Topik Teknologi (Berita dan Makalah)
Data Digital Landsat Kini Tersedia Gratis dari USGS
Senin, 02 Januari 2006
Buana Katulistiwa- United State Geological Survey (USGS) saat ini sudah menyediakan, tanpa biaya, data satelit terseleksi dari Landsat 4,5 dan 7. Data Landsat terortorektifasi ini tersedia dalam layanan download gratis dari Global Visualization Viewer (GloVis) dan Earth Explorer.
 
Korea akan Operasikan Pusat Data Satelit
Sabtu, 31 Desember 2005
Buana Katulistiwa- Korea Selatan akan menjadi negara ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Perancis untuk mengoperasikan pusat data navigasional dunia. Pusat data ini akan dihubungkan dengan sistem global stasiun satelit yang disebut IGS.
 
China Memulai Pembangunan Proyek PLTA Jinsha yang Kontroversial
Sabtu, 31 Desember 2005
Buana Katulistiwa- China, pekan ini, memulai pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) pertama dari empat proyek yang direncanakan pada sungai-sungai penting dan strategis, yang mengundang kontroversi akibat dampak lingkungan yang kemungkinan bisa ditimbulkannya.
 
Pemerintah India Siapkan Panel Ahli Bahas Dampak Google Earth
Jumat, 30 Desember 2005
Buana Katulistiwa- Pemerintah India telah merencanakan untuk mengambil tindakan serius dengan telah mempersiapkan kelompok ahli untuk meninjau berbagai produk yang tersedia di pasar, khususnya yang terkait dengan ancaman bahaya potensial yang bisa ditimbulkannya, seperti aplikasi Google Earth yang menyediakan layanan citra satelit dari berbagai sumber yang memungkinkan pengguna untuk melihat lokasi termasuk yang selama ini tergolong rahasia bagi publik.
 
Satelit Galileo Eropa Rival GPS Diluncurkan
Jumat, 30 Desember 2005
Buana Katulistiwa- Eropa telah meluncurkan satelit uji coba pertama dari sistem navigasi Galileo senilai 3,8 miliar euro, yang didisain untuk mengimbangi dan mengambil posisi tawar melalui satelit dari sistem navigasi satelit milik AS, GPS.
 
GIS untuk Memetakan Kemiskinan di Azerbaijan
Kamis, 29 Desember 2005
Buana Katulistiwa - Asian Development Bank (ADB), United Nations Development Programme (UNDP) dan Kementrian Ekonomi Pembangunan Azerbaijan baru-baru ini menyepakati sebuah proyek pemetaan sebesar 500.000 dolar AS.
 
INA-TEWS Terus Disempurnakan: wawancara dengan Ir. Santosa Yudo Warsono, M.Sc.
Kamis, 29 Desember 2005
ImageBuana Katulistiwa - Patut disyukuri bahwa Indonesia kini telah memiliki sistem peringatan dini tsunami sendiri. Hal ini tidak lepas dari kerja keras pemerintah dengan lembaga-lembaga terkait seperti BPPT, BMG, Bakosurtanal, Kementerian Ristek, LIPI, dan lain-lain serta lembaga akademik seperti ITB dan UGM, yang dalam setahun ini telah membangun Indonesia-Tsunami Early Warning System (INA-TEWS) yang didukung oleh negara Jepang, China, Jerman dan Perancis.
 
Pameran Nasional Siaga Bencana : Tsunamitainment
Rabu, 28 Desember 2005
Buana Katulistiwa - Pada tanggal 26-27 Desember 2005 kemarin telah berlangsung Pameran Nasional Siaga Bencana dalam rangka mengenang Satu Tahun bencana Tsunami. Pameran yang diselenggarakan Coremap-LIPI bekerjasama dgn Ristek dan seluruh komunitas Iptek yang mengembangkan Sistem Peringatan Dini Gempa dan Tsunami (TEWS) ini didukung oleh IFRC (International Federation of Red Cross / Palang Merah Internasional) dan RCS (Red Crescent Societies/ Komunitas Bulan Sabit Merah).
 
Catatan 2005 (1): Revolusi Google Earth, Ancaman atau Tantangan?
Rabu, 28 Desember 2005
Buana Katulistiwa- Google Earth telah melakukan revolusi yang dianggap begitu liar dan hampir-hampir tak bisa dipercaya akan terjadi dalam saat diluncurkan Juni tahun ini. Sebuah sumber terbuka informasi geospasial berbasis web yang di berbagai negara dianggap barang mahal, kini hanya barang murah yang bisa didapat kapan saja. Terlalu cepat, begitu komentar banyak kalangan, sebab apa yang dilakukan selama dua dekade belakangan, digempur hanya dengan beberapa bulan oleh Google.
 
Indonesia Targetkan Deteksi Gempa Dalam Lima Menit 2007
Selasa, 27 Desember 2005
Buana Katulistiwa- Jika sebelumnya Indonesia hanya bisa mendeteksi gempa dalam waktu 30 menit setelah kejadian, maka tahun 2007 nanti informasi itu sudah bisa diperoleh dalam waktu lima menit. Pada saat itu, 180 seismograf dan alat sensor gempa lainnya sudah terpasang di setiap 100 km.
 
‹‹ Awal ‹ Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya › Akhir ››

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com