|
Buana Katulistiwa- Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan conferensi dan pameran “Map Asia 2005” pada 22-25 Agustus 2005 mendatang. Kegiatan ini merupakan ajang tahunan terbesar di Asia di bidang GIS, GPS, Fotogrametri dan Remote Sensing.
Diselenggarakan oleh GIS Development dengan bekerjasama Bakosurtanal, Asosiasi Perusahaan Survei dan Pemetaan Indonesia (APSPI), Asian Institute of Technology (AIT) dan Centre for Spatial Database Management and Solutions (CSDMS), diperkirakan event ini akan diikuti sedikitnya 250 peserta dari luar negeri dan 500 undangan dari dalam negeri. Ini adalah kegiatan keempat kali yang digelar setelahsukses sebelumnya di Bangkok, Thailand (Agustus 2002), Kuala Lumpur, Malaysia (Oktober 2003) dan Beijing, China (Agustus 2004). Tema yang dipilih tahun ini adalah "Empowering People Through Geospatial Information". Indonesia dipilih karena Indonesia merupakan salah satu pengguna teknologi informasi geografis di Asia dan dunia yang terbesar yang berkembang dengan cepat. Dan diharapkan dengan penyelenggaraan kegiatan ini di Indonesia dapat membuka lebih jauh peluang bisnis yang terkait dengan GIS di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya. Map Asia yang pertama di Thailand diselenggarakan oleh GIS Development bekerjasama dengan Asian Institute of Technology (AIT) Thailand, Centre for Spatial Database Management and Solutions (CSDMS) India dan Geo-informatics and Space Technology Development Agency (GISTDA) Thailand. Di Malaysia, Map Asia bekerjasama dengan Malaysian Centre for Remote Sensing (Macres) Malaysia, Asian Institute of Technology (AIT) Thailand dan Centre for Spatial Database Management and Solutions (CSDMS) India. Di China, kegiatan ini digelar dengan bekerjasama dengan Chinese Academy of Surveying and Mapping (CASM) China, Asian Institute of Technology (AIT) Thailand dan Centre for Spatial Database Management and Solutions (CSDMS) India. (bj) Powered by AkoComment! |