Depan arrow Topik arrow Sosial arrow Mampukah Sepakbola Mempersatukan Rakyat Pantai Gading (Ivory Coast)?
Mampukah Sepakbola Mempersatukan Rakyat Pantai Gading (Ivory Coast)? Cetak E-mail
Senin, 12 Juni 2006
Buana Katulistiwa-Dimanakah Ivory Coast (Pantai Gading)? Begitu pertanyaan banyak orang ketika mendengar nama negara ini disebut-sebut dalam Kejuaraan Dunia Sepakbola FIFA 2006 di Jerman. Negara kecil di Afrika yang terus dihadapkan pada perpecahan ini, akan mampukah dipersatukan oleh sepakbola?

Pantai Gading telah terpecah menjadi dua bagian sejak pemberontakan dari bagian utara negara ini pada September 2002, yang mempertegas pemisahan utara-selatan negara ini.Sejak saat itu, negara ini lepas dari "Keajaiban Afrika" pada tahun 1970-an dan 1980-an menjadi bangsa yang terpisah.

Tim sepakbola nasional, yang diberi sebutan tim "Gajah" tampaknya berperan besar untuk membantu untuk mempersatukan negara ini. Tim Pantai Gading sendiri memiliki pemain dari keduanya, yaitu utara dan selatan.

Begitu lolos babak kualifikasi untuk Piala Dunia, inilah pertama kali dalam sejarah rakyat Ivoria masuk dalam kejuaran terpenting sepakbola dunia itu.

Kemenangan itu membuat sukacita di seluruh daerah dan pesta kemenangan digelar dikedua pemerintahan di seletan maupun di utara. Tim "Gajah" ini dihadiahi rumah mewah oleh pimpinan negara, Laurent Gbagbo, dan mendapat sambutan hangat pula dari partai oposisi maupun oleh para kelompok pemberontak.

Tim sepakbola ini menyadari bahwa mereka memiliki kesempatan untuk mempersatukan pemisahan yang terjadi di negara ini akibat perbedaan etnis dan politik. Kapten kesebelasan, yang juga main di Chelsea, Didier Drogba, memimpin timnya untuk mengambil inisiatif persatuan bangsanya.

"Rakyat Ivoria, kami meminta permohonan maaf," kata mereka,"Marilah kita bersama-sama dan menanggalkan perang."

"Kita memiliki tanggung jawab, karena negara kita dalam kondisi perang," kata Kolo Toure, yang juga bermain di Arsenal, seperti dilansir BBC.

"Kami ingin menunjukkan bahwa ada hal lain yang bisa dilakukan oleh Pantai Gading selain bertikai, dan kita tahu seluruh negeri sedang berhitung atas kita untuk memberikan penilaian yang baik atas diri kita."

Pantai Gading memiliki penduduk 17,1 juta (2005), dengan ibukota Yamoussoukro. Negara ini memiliki luas 322.642 km2, dengan bahasa utama adalah bahasa Perancis dan bahasa pribumi lain. Agama mayoritas negara ini adalah Islam, Kristen dan kepercayaan pribumi.

Hasil alam utama yang diekspor dari negara ini adalah cocoa, kopi, kayu tropis, minyak, katun, pisang, ikan dan lainnya. Sedangkan GNI per kapita adalah 770 dolar AS (World Bank, 2005).

Negara ini dipimpin Presiden Laurent Gbagbo, dan Perdana Menteri Charles Konan Banny. Charles Konan Banny dipilih pada Desember 2005 oleh Presiden Nigeria Olusegun Obasanjo dan Presiden Afsel Thabo Mbeki yang memimpin rekonsilitasi pemerintah dengan bantuan PBB. Konan Banny yang merupakan ekonom, merupakan gubernur Bank Central Negara-negara Afrika Barat. Pemilu direncanakan Oktober 2006 mendatang.(bj)

Komentar
Pantai Gading (Ivory Coast)
Oleh tq pada 2006-06-12 16:03:10
http://africaguide.com/afmap.htm
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com