Depan arrow Topik arrow Sosial arrow Dibentuk Komite Jepang-Indonesia untuk Penanggulangan Bencana
Dibentuk Komite Jepang-Indonesia untuk Penanggulangan Bencana Cetak E-mail
Jumat, 20 Januari 2006
Buana Katulistiwa - Diprakarsai oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie dan Menteri Negara Penanggulangan Bencana Tetsuo Kutsukaku, Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat membentuk “Komite Gabungan Jepang-Indonesia Untuk Penanggulangan Bencana” karena persamaan jenis bencana yang dihadapi.

Dalam keterangan pers Kedubes Jepang di Jakarta, Kamis (19/1), pembentukan Komite Gabungan itu adalah untuk menyusun sebuah laporan yang dapat dijadikan pedoman dalam pengambilan langkah penanggulangan bencana alam yang komprehensif dan efektif di Indonesia, setelah sebelumnya pada 11 Januari 2006 telah berlangsung rapat pertama komite tersebut yang bertempat di Kantor Kabinet Pemerintah Jepang.

Pembentukan Komite tersebut juga merupakan tindaklanjut dari Pengumuman Bersama mengenai Kerjasama Penanggulangan Bencana yang disepakati oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi di Jepang pada Juni 2005.

Sejauh ini, Pemerintah Jepang telah membantu berbagai program terkait bencana alam di Aceh dan berbagai daerah lain di Indonesia. Untuk proses rehabilitasi pasca tsunami di Aceh, Jepang memberi bantuan senilai 6 juta dolar AS, program pembangunan jalan antara Calang dan Meulaboh di Aceh, pembangunan tempat pembuangan sampah di Banda Aceh dan proyek peningkatan fasilitas pendidikan di Aceh senilai 91.411 dolar AS.

Selain itu, Jepang juga berencana untuk membangun sedikitnya 85 tiang di kota Banda Aceh di mana tinggi setiap tiangnya akan merujuk pada tinggi gelombang tsunami di tempat tersebut pada 26 Desember 2004. Pembangunan tiang ini menjadi semacam monumen peringatan. (bj)

Komentar
dibentuk komite jepang indonesia untuk p
Oleh Alamat e-mail dilindungi dari bot spam, anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihat alamat ini pada 2006-02-07 09:28:29
;) saya sangat mendukung atas di bentuknya komite tersebut, tapi jangan hanya pada kerjasama dalan bantuan fisik saja, tapi juga training bagaimana mengetahui gajala bencana lebih dini, serta bagaimana langkah antasip[asi yang harus diambil bila bencana terjadi, sebab mitigasi bencana pada dasaenya adalah mulai dari mencegah, mengatasi,penyelamatan, juga rekontruksi. trims mohon didengar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com