Depan arrow Artikel arrow Berita Nasional arrow Pemerintah Segera Bentuk Badan Pembangunan Perbatasan
Pemerintah Segera Bentuk Badan Pembangunan Perbatasan Cetak E-mail
Jumat, 24 Juni 2005
Buana Katulistiwa – Pemerintah dalam waktu dekat akan membentuk sebuah lembaga atau badan pelaksana atau lembaga semi-otoritas yang bertugas mengkoordinasikan dan mengimplementasikan semua program dan rencana pembangunan wilayah perbatasan dengan Malaysia di Kalimantan Barat dan Timur.

Saat berkunjung ke Pontianak, Kamis (23/6), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum bisa memastikan bagaimana bentuk paying hukum badan baru itu nanti, apakah dengan keputusan presiden (Kepres) atau peraturan presiden (Perpres), namun dia memastikan akan membahasnya saat sudah berada di Jakarta.

Menurut Presdien Yudhoyono, lembaga itu nanti akan melibatkan unsur daerah agar terjadi sinkronisasi dan koordinasi yang baik seluruh potensi yang dimiliki pemerintah pusat dan daerah serta akan mengundang pihak swasta dengan aturan main yang baik.

Selain itu, dipikirkan pula bagaimana zona atau wilayah perbatasan yang membentang dari barat ke timur sepanjang 2.000 km itu bisa sekaligus membuka area perkebunan, apakah kelapa sawit atau jenis perkebunan yang akan ditentukan nanti.

“Dengan demikian, program tersebut diharapkan bisa memberikan lapangan pekerjaan dan sumber penghidupan dengan dibangunnya jalan-jalan di sepanjang wilayah perbatasan tersebut yang nantinya akan memudahkan mobilitas ekonomi,” kata Presiden.

Melalui program tersebut Kepala Negara berharap pemerintah bisa mengontrol lalu lalang dan pelintas batas, sehingga berbagai bentuk potensi kejahatan bisa dicegah, sekaligus menghidupkan perekonomian rakyat di sepanjang perbatasan.

Pemerintah juga akan melakukan sinkronisasi dan memobilisasi seluruh potensi yang dimiliki pemerintah pusat dan daerah serta akan mengundang pihak swasta dengan aturan main yang baik.

Mengenai sumber pendanaan, ia mengatakan bahwa pemerintah akan menggali sumber dana yang ada seperti dari dalam negeri maupun pinjaman dari luar negeri, juga akan bekerjasama dengan pihak swasta dalam negeri maupun asing.

Namun, lanjutnya, akan mempriotaskannya pada pihak swasta dalam negeri. Pada saatnya akan kita hitung secara cermat, dengan demikian kita bisa mengimplementasikan rencana tersebut secara utuh dan bertahap.(bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com