Depan arrow Artikel arrow Berita Nasional arrow Indonesia Menunda Ekspor Pasir ke Singapura
Indonesia Menunda Ekspor Pasir ke Singapura Cetak E-mail
Selasa, 20 Juni 2006
Buana Katulistiwa - Pemerintah Indonesia telah menghentikan ekspor pasir laut ke Singapura, yang tidak hanya membahayakan lingkungan namun juga membahayakan pulau-pulau kecil di timur Sumatera.

Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Freddy numberi mengatakan pemerintah Singapura menggunakan pasir laut tersebut untuk proyek reklamasi pantai, dimana hal tersebut membuat kebingungan akan masalah perbatasan kedua negara. Freddy Numberi mengatakan bahwa larangan ekspor akan dicabut namun setelah kedua negara telah selesai memetakan batas maritim mereka.

"Batas negara diambil dari titik reklamasi, tidak dari titik sebelum reklamasi dilakukan," kata Freddy Numberi dan ditambahkannya bahwa pemerintah Indonesia telah mendiskusikan isu tersebut dengan Singapura namun sejauh ini belum mencapai kesepakatan. Freddy menyatakan bahwa selama isu batas negara tetap mengambang, merupakan hal yang dapat dimaklumi untuk Indonesia menghentikan ekspor pasirnya.

Pihak berwenang dari Indonesia dan Singapura bertemu tahun lalu untuk mendiskusikan isu batas maritim negara, dan menyimpulkan untuk menyelesaikan isu tersebut secepatnya sesuai dengan hukum internasional.(xinhua/tk)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com