Depan arrow Topik arrow Pendidikan arrow Ekspedisi Muller LIPI Temukan Jenis Flora-Fauna Baru
Ekspedisi Muller LIPI Temukan Jenis Flora-Fauna Baru Cetak E-mail
Kamis, 13 Oktober 2005
Buana Katulistiwa - Ekspedisi Pegunungan Muller yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) selain berhasil menginventarisir sedikitnya seribuan jenis flora dan fauna, juga mencatat berbagai flora-fauna langka bahkan jenis yang baru.

Untuk jenis langka, ekspedisi yang dilakukan di Pegunungan Muller, Kalimantan, selama tiga tahun sejak 2003-2005, mencatat setidaknya ada 10 jenis tumbuhan dan delapan jenis satwa berupa enam jenis burung, satu jenis macan dahan, dan satu jenis bulus.

Lima jenis ikan dan satu jenis tumbuhan yang termasuk jenis yang baru tercatat, serta sejumlah jenis flora dan fauna yang diduga jenis baru, seperti Thismia mullerensis.

Hal itu diungkapkan dalam siaran pers LIPI yang dikirimkan kepada pers, di Jakarta, Rabu (13/10).

Dijelaskan, jumlah flora dan fauna yang berhasil diinventarisir adalah sebanyak 1.200 jenis tumbuhan, 159 jenis burung, 24 jenis kupu-kupu, 282 jenis ngengat, 17 jenis reptil dan 11 jenis ampibi, 41 invertebrata gua, dan 82 jenis ikan. Dicatat pula sedikitnya 40 jenis tumbuhan, sembilan jenis ikan, dan 10 jenis burung yang endemik Kalimantan.

Ekspedisi Muller bermula dari adanya Keputusan Menko Kesra, 31 Mei 2002, tentang pembentukan Tim Penyiapan dan Pengusulan Perubahan Status Pegunungan Muller menjadi World Natural Heritage. Dalam keputusan tersebut LIPI ditunjuk menangani Bidang Pengkajian Kelayakan.

Karena itu, selama periode 2003-2005 LIPI mengirim delapan tim ekspedisi ke Pegunungan Muller, yang terkenal memiliki kekayaan keanekaragaman hayati, yaitu Bukit Batikap, hulu sungai Busang, Sapathawung, dan Batu Ayam (Kabupateng Murung Raya), serta Gunung Lumut (Kab Barito Utara).

Hasil inventarisasi itu merupakan data awal yang sangat berharga dan untuk selanjutnya perlu segera ditindaklanjuti dengan langkah konkrit di lapangan oleh instansi terkait, khususnya dalam penyiapan persyaratan, seperti batas kawasan dan management plan. (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com