|
Buana Katulistiwa- Hingga 3 Juni lalu, kasus flu burung pada manusia di Indonesia, telah tersebar di delapan provinsi, dengan total keseluruhan yang meninggal dunia adalah 37 orang.
Sumber Depkes, belum lama ini menyebut, delapan provinsi persebaran flu burung pada manusia itu yaitu DKI Jakarta (13 kasus, 11 di antaranya meninggal dunia), Banten (enam kasus, lima meninggal), Jawa Barat (15 kasus, 12 di antaranya meninggal), Jawa Tengah (tiga kasus, dua meninggal), Jawa Timur (dua kasus, satu meninggal), Sumatera Utara (tujuh kasus, enam meninggal dunia), Lampung (tiga kasus tanpa angka kematian), dan Sumatera Barat (satu kasus tanpa kematian).
Posko flu burung Depkes sejak Juli 2005 telah menerima 557 laporan kasus secara kumulatif. Namun, setelah pemeriksaan klinis, epidemiologis dan laboratorium hasilnya menunjukkan 395 laporan negatif flu burung, 50 kasus positif (37 di antaranya meninggal dunia), 14 kasus probable (5 di antaranya meninggal), dan 97 kasus suspek (37 meninggal).
Berdasarkan fase penularan virus Avian Influenza (AI), Depkes menegaskan bahwa belum ada bukti ilmiah adanya penularan antar-manusia. Dengan demikian , flu burung di Indonesia masih berada di fase tiga kriteria WHO yakni penularan dari hewan ke manusia.(bj)
Powered by AkoComment! |