Depan arrow Topik arrow Kesehatan arrow Buana Katulistiwa Temui Dirjen PP dan PL Depkes
Buana Katulistiwa Temui Dirjen PP dan PL Depkes Cetak E-mail
Selasa, 11 Oktober 2005
DepkesBuana Katulistiwa- Yayasan Buana Katulistiwa (YBK), Senin (10/10) mengadakan pertemuan dengan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) I Nyoman Kandun, untuk menyampaikan berbagai usulan berkaitan dengan kasus Flu Burung (Avian Influenza).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dirjen PP dan PL di Jl Percetakan Negara, Jakarta itu, diikuti anggota Dewan Pembina Yayasan Buana Katulistiwa Jones Sirait, Briliantina, Muharam Bayu TN, Danu Pujiachiri dan Samsuar. Sementara I Nyoman Kandun didampingi pejabat Posko Flu Burung, Hariady, dan seorang lagi anggota tim dari Center for Desease Control (CDC) AS.

Dalam pertemuan ini, selain melakukan diskusi, Yayasan Buana Katulistiwa juga telah menyampaikan beberapa usulan program yang dapat dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Kepada I Nyoman Kandun, Jones Sirait menyampaikan dukungan moril Yayasan Buana Katulistiwa kepada Depkes khususnya Ditjen PP dan PL dalam menghadapi merebaknya kasus Flu Burung, termasuk penetapan status Keadaan Luar Biasa (KLB) sebagai tindakan cepat pemerintah dalam penanganannya, dengan harapan momentum ini juga dapat dipakai untuk mengetahui lebih banyak lagi behaviour dan pola persebaran virus Flu Burung.

"Intensitas dan perluasan survei sangat diperlukan, sebagai upaya preventif di masa datang. Disinilah kontribusi Indonesia kepada masyarakat global dapat diwujudkan, dan kami percaya Depkes memiliki strategi termasuk dukungan SDM yang kompeten untuk melakukannya," katanya.

Sebagai lembaga yang concern terhadap informasi geospasial, YBK, kata Jones, mendukung pemahaman holistik dalam penanganan kasus penyakit menular yang terjadi di tanah air, tidak semata-mata diagnosa dan penyembuhan atau persoalan medik teknis, tapi juga persoalan lintasdisiplin, termasuk "dimana-mengapa-bagaimana" persebaran penyakit yang merupakan concern dari medical geography

Selama ini, lanjutnya, banyak diskusi mengenai dugaan adanya keterkaitan antara faktor fisik seperti iklim dengan persebaran flu. Demikian pula persoalan migrasi baik manusia maupun hewan. Salah satu contoh, mengapa pula untuk kasus di Indonesia tampaknya jumlah kasus tertinggi terjadi pada masa transisi musim kemarau ke penghujan. Maka muncul pula pertanyaan apakah mungkin memasuki musim hujan nanti kasus ini akan redup atau bagaimana. Ini perlu ditelusuri, termasuk kemungkinan adanya "faktor x".

“Jika selama ini kalangan ahli mengaku sulit melakukan upaya preventif karena miskinnya informasi dan perbedaan kondisi geografis yang tidak bisa saja menunjukkan perilaku yang berbeda, maka saatnya untuk menemukan berbagai jawabannya. Jadi baiknya cakupan survei termasuk variabel yang ditetapkan diperluas, dengan jangka waktu survei yang jangka menengah dan panjang.”

YBK juga mengusulkan penyediaan informasi yang real time, tepat dan mudah dijangkau untuk dapat memenuhi keingintahuan masyarakat, termasuk media dalam mengakses informasi Flu Burung. Memang, diakui, ada kandungan risiko dalam komunikasi publik terhadap penyakit ini, namun terlalu tertutup juga tidak baik. Contoh baik dalam penyampaikan informasi yang real time dapat dilihat dari kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh lembaga internasional termasuk dengan pemanfaatan pemetaan.

Menanggapi usulan YBK ini, I Nyoman Kandun mengatakan bahwa selama ini pihak Depkes juga sangat memperhatikan persoalan yang disampaikan YBK, termasuk keterlibatan berbagai ahli yang terkait dalam bidang spasial dalam menangani penyakit di Indonesia.

Namun begitu, dia mengingatkan bahwa persoalan Flu Burung dan kasus penyakit lainnya, bukanlah persoalan Depkes semata-mata, melainkan persoalan semua pihak, sehingga menghadapinya memang harus bersama-sama. (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com