|
Buana Katulistiwa- Sejak Jum?at (22/7) hingga Minggu (24/7), beberapa tempat di pesisir Barat pulau Sumatera mengalami gelombang pasang. Di beberapa tempat lain juga diterpa angin puting beliung.
Berdasarkan laporan yang dihimpun Buana Katulistiwa, gelombang pasang yang terjadi sejak pukul 06.00 WIB pada Sabtu, telah menyebabkan puluhan rumah rusak berat di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, dan memaksa warga mengungsi ke lokasi aman.
Gelombang pasang purnama yang menerjang sebagian besar wilayah pantai, seperti Tapak Tuan, ibukota Kabupaten Aceh Selatan itu air lautnya mencapai ketinggian sekitar tiga meter. Namun sejauh ini belum dilaporkan adanya korban jiwa dari musibah itu.
Tiga kecamatan yang parah dilanda gelombang pasang sepanjang puluhan tahun terakhir ini tercatat Tapak Tuan, Sawang dan Samadua. Tercatat 23 rumah penduduk di Tapak Tuan rusak.
Diperkirakan air laut gelombang pasang itu menjangkau antara sepuluh hingga 15 meter dari bibir pantai wilayah Aceh Selatan.
Sehari sebelumnya, sekitar 387 jiwa atau 100 kepala keluarga lebih warga desa Desa Meunasah Manyang dan Cot Mamplam, Kemukiman Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, NAD kehilangan tempat tinggal, karena rumah mereka rusak diterjang angin puting beliung, yang terjadi pada Jum?at (22/7) sore.
Dilaporkan sedikitnya 94 rumah rusak, namun tidak ada korban jiwa, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka. Warga yang dibantu prajurit TNI/Polri kini sedang sejak pagi hingga sore hari membersihkan puing-puing bangunan rumah yang dibawa angin.
Sementara dari Padang, Sumatera Barat dilaporkan, gelombang pasang selama tiga hari berturut-turut sejak Jum?at hingga Minggu yang merusak puluhan rumah penduduk di kawasan Pasir Ulakkarang Kota Padang.
Lebih dari 30 keluarga dikabarkan kesulitan akibat bencana ini di Kecamatan Padang Utara. Namun belum diketahui sampai sejauh mana perkembangannya. (bj)
Powered by AkoComment! |