|
Buana Katulistiwa - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mengingatkan kemungkinan banjir dan tanah longsor pada sejumlah daerah di Pulau Jawa dan daerah-daerah lain di Indonesia, sepanjang bulan Januari hingga Februari 2006 mendatang. Pemerintah daerah diminta menindaklanjuti peringatan tersebut.
Dalam penjelasan yang disampaikan Kepala Pusat Sistem Data dan Informasi Meteorologi BMG Wasito Hadi, di Jakarta, Rabu (11/1), disebutkan suhu permukaan laut di wilayah Indonesia bagian Barat, Tengah, dan Timur cukup hangat (0,5-1 derajat Celcius) sehingga diperhitungkan akan meningkatkan penguapan air laut ke atmosfer dan berpotensi menyebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi.
Curah hujan pada bulan Januari dan Februari rata-rata di atas curah hujan normal sebesar 300-400 milimeter/bulan.
Di Pulau Jawa dengan curah hujan tinggi (500 milimeter/bulan) berpotensi menyebabkan bencana banjir atau tanah longsor di Provinsi Banten, DKI Jakarta (Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat), Jawa Barat (Indramayu, Cirebon, Sumedang, Majalengka), Jawa Tengah (Semarang, Kendal, Kudus), Yogyakarta serta Jawa Timur (Gresik).
Sedangkan daerah-daerah lain di Pulau Jawa dengan curah hujan melebihi 400 milimeter per bulan pada Januari-Februari adalah Malingping, Sukabumi Jawa barat bagian timur, Magelang, Tuban, Surabaya, Besuki, Lumajang, Pandeglang, Lebak, Jember, Kendal, Ungaran, Pati, serta sebagian daerah di Jawa Tengah lainnya.
Menurut BMG banjir juga diperkirakan berpotensi terjadi di Sumatera (Padang, Solok), Kalimantan (Martapura, Banjarbaru, Astambul), Sulawesi (Janeponto, Gowa, Polewali, Mamasa, Manado, Makasar), Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Nusa Tengara Timur.
Lebih rinci dijelaskan, pada 11-17 Januari 2006 hujan lebat disertai petir juga akan terjadi di beberapa wilayah di tanah air. Pada 11-13 Januari 2006 hujan lebat dan petir diperkirakan terjadi di Sumatera bagian Tengah dan Selatan, Sulawesi bagian Selatan, Jawa bagian Barat dan Timur, Bali, NTT dan NTB.
Pada 14-17 Januari 2006 hal itu diperkirakan terjadi di Sumatera bagian Selatan, Jabotabek, sebagian besar Jawa, Sulawesi bagian Tengah dan Tenggara, Maluku Tenggara, Bali dan Nusa Tenggara.
BMG juga memprediksi di beberapa wilayah perairan air laut pasang maksimum, yang juga perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan banjir, akan terjadi pada akhir Januari dan awal Februari 2006. Akhir Januari air laut pasang maksimum antara lain diperkirakan terjadi di Tanjung Priok, Cirebon, Semarang, Rambang, Balikpapan, Meulaboh, Teluk Bayur-Padang dan Teluk Betung.
Sementara pada akhir Februari 2006 air laut pasang maksimum akan terjadi di Tanjung Priok, Tegal, Semarang, Rembang, Surabaya, Pasuruan, Banyuwangi, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Bengkulu, Teluk Betung, Ampenan, Palembang, Kupang, Lhokseumawe dan Teluk Bayur-Padang. (bj)
Powered by AkoComment! |