Depan arrow Topik arrow Fisik arrow BMG Bantah Gempa dan Tsunami Jawa Barat
BMG Bantah Gempa dan Tsunami Jawa Barat Cetak E-mail
Jumat, 31 Desember 2004
Buana Katulistiwa- Rumors seputar akan terjadinya gempa bumi dan tsunami di daerah Jawa Barat dalam dua pekan ini, ternyata membuat pusing Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Ketua BMG Gunawan Ibrahim pun angkat bicara. Rumors itu tak benar, katanya.     Bantahan Gunawan Ibrahim itu disampaikan dalam siaran pers yang dikirimkan ke berbagai media massa, di Jakarta, Kamis (30/12). Dia meminta supaya masyarakat tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa kendati tetap menjaga kewaspadaan.
    Dalam siaran pers itu, BMG juga membantah pihaknya telah mengeluarkan pernyataan tentang akan adanya gempa bumi dan tsunami di Jawa Barat tersebut. "BMG tidak pernah mengeluarkan pernyataan akan terjadinya gempa bumi dan tsunami di daerah Jawa Barat dalam dua minggu ini," kata Gunawan.
    Dikatakannya, meski diketahui daerah Jawa Barat, khususnya pantai selatan, termasuk daerah rawan gempa dan tsunami namun belum ada ilmu dan teknologi yang dapat memperkirakan akan terjadinya gempa bumi.
    Seperti dilansir berbagai media, peringatan kemungkinan terjadinya gempa di Jawa Barat sebelumnya dikemukakan Direktur pada Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) Yousana OP Siagian di Bandung, Selasa (28/12).  
Dikatakannya bahwa dua wilayah di Jawa Barat, yakni pesisir partai selatan dan wilayah Sukabumi, merupakan daerah yang rawan gempa bumi dibandingkan wilayah lainnya di Jabar.
    "Setidaknya warga di wilayah itu perlu meningkatkan kewaspadaan kendati belum dapat diprediksi kapan akan terjadinya musibah bencana alam itu," kata Yousana seraya menjelaskan, kerawanan akan terjadinya gempa tersebut, khususnya di wilayah Sukabumi, terkait dengan adanya ?sesar' atau patahan yang dapat menimbulkan gempa bumi.
    Sementara itu menyangkut wilayah Aceh, BMG memprediksi masih akan terjadi sejumlah gempa susulan yang kekuatannya bervariasi antara 4-6,2 pada Skala Richter (SR), namun tidak akan menimbulkan gelombang tsunami susulan karena tsunami hanya ditimbulkan oleh gempa dangkal di di bawah laut dengan kekuatan di atas 6 SR.
    "Tsunami susulan di daerah Aceh sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi. Meskipun demikian masyarakat diminta tetap waspada," kata Gunawan seraya menjelaskan pihaknya telah melakukan analisis ulang terhadap gempa utama yang terjadi Minggu (26/12) dengan memasukkan data tambahan dari sejumlah stasiun BMG. (bj)
Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com