Depan arrow Artikel arrow Berita Nasional arrow Buana Katulistiwa Sudah Beritakan Peringatan Gempa Sebelumnya
Buana Katulistiwa Sudah Beritakan Peringatan Gempa Sebelumnya Cetak E-mail
Rabu, 30 Maret 2005

titik pusat gempaBuana Katulistiwa- Gempa berkekuatan 8,7 skala Richter yang meluluhlantakkan Pulau Nias, Pulau Simeuleu dan beberapa daerah lain di Provinsi Sumut dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), pada Senin  (28/3) malam  pukul 23:09 WIB, sebenarnya kejadian gempa yang sudah diprediksi sebelumnya.

Buana Katulistiwa melalui website www.bk.or.id sudah membuat berita peringatan pada hari Kamis, 24 Maret 2005, empat hari sebelum gempa terjadi. (Lihat berita “Benarkah akan Terjadi Gempa Besar Baru di Sumatera?”), dengan mengutip berbagai sumber di luar negeri, seperti analis di United State Geological Survey, termasuk institusi analisis data gempa pada Universitas Ulster, yang dimuat juga pada jurnal Nature pada 17 Maret 2005.

Para analis itu mencatat bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas geologis di wilayah Sumatera, khususnya atas dua zona peningkatan seismologi di sekitar Aceh, yaitu Sunda Trench dan patahan Sumatera.

Hasilnya adalah dugaan akan terjadinya gempa berkekuatan 7-7,5 pada patahan Sumatera sebagai “suatu yang tampak segera akan menjadi ancaman terbesar”,  berdasarkan data yang dikumpulkan pada gempa hari Rabu (16/3). Hanya saja semua ini belum jelas betul dimana terjadinya.

Demikian juga dengan sumber-sumber di dalam negeri, seperti BMG. Sebenarnya pihak BMG sudah mencatat bahwa terjadi peningkatan frekuensi gempa susulan yang terasa di wilayah utara Sumatera, terutama pekan kedua dan ketiga pada bulan Maret. Sebagai contoh, hingga 18 Maret 2005, telah dicatat gempa susulan berkekuatan 5-6,1 skala Richter tercatat 16 kali dan gempa-gempa kecil lebih dari ratusan kali. Gempa yang terjadi terakhir ketika itu adalah pada Jum’at (18/3) dengan kekuatan yang tercatat pada seismograf berkekuatan 6,1 skala Richter selama sepuluh detik pada posisi 5,3 lintang utara (LU)-94,61 bujur timur (BT), kedalaman normal 30 kilometer dan pusat gempa di laut sekitar 93 km arah barat kota Banda Aceh.

Ketika itu BMG Banda Aceh hanya mengatakan bahwa jikapun terjadi gempa, maka gempa itu tidak perlu dikhawatirkan karena tidak akan melahirkan tsunami. Sehingga dimintakan masyarakat tenang.

Posisi gempa utama 28 Maret 2005 pukul 23:09 yang berada pada 2,093 Lintang Utara dan 97,016 Bujur Timur memang berbeda dari dugaan posisi gempa terakhir yang dicatat oleh BMG Banda Aceh pada Jum’at (18/3).

Namun begitu, menurut Buana Katulistiwa, melihat sudah ada ‘tanda-tanda’ awal yang ditunjukkan oleh data peningkatan aktivitas geologis itu, seharusnya pihak-pihak yang berwenang di Indonesia dapat menangkap dan membuat berbagai antisipasi dini, untuk dapat mencegah jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak di daerah-daerah yang “dicurigai” akan terkena dampak.

Dengan kata lain, adanya tanda-tanda awal itu harusnya mendapat perhatian serius, dipelajari dan dibuat berbagai scenario untuk mengantisipasinya. Kita tidak dapat berdalih bahwa Indonesia sudah terlalu sibuk mengurusi masalah lain, lalu meninggalkan kesiagaan yang harusnya dimiliki setelah baru saja dilanda gempa dan tsunami di Provinsi NAD dan Sumut yang menewaskan lebih dari 120.000 jiwa.

Buana Katulistiwa sendiri menyatakan prihatin dengan segala yang terjadi ini. Indonesia sepertinya bangsa yang cepat melupakan sesuatu, lalu menjadi emosional dan panik ketika kejadian berulang kembali. Pemerintah harusnya sudah memiliki perencanaan yang terbaik untuk memulai pembenahan penanganan bencana alam di tanah air. Dalam kondisi geologis Indonesia yang adalah rawan bencana, pemerintah dan semua pihak seharusnya tidak bisa “tertidur”. (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com