Depan arrow Artikel arrow Berita Nasional arrow Benarkah akan Terjadi Gempa Besar Baru di Sumatera?
Benarkah akan Terjadi Gempa Besar Baru di Sumatera? Cetak E-mail
Kamis, 24 Maret 2005
Buana Katulistiwa - Sebuah laporan yang dipublikasikan sebuah jurnal pada 17 Maret lalu, menunjukkan bahwa saat ini Indonesia sangat mungkin menjadi sasaran gempa besar lainnya. Berita itu menyusul diterimanya kabar aktivitas geologis yang semakin meningkat di area ini.

Nature mengutip pernyataan John McCloskey dan rekannya di Universitas Ulster mengenai analisa data gempa Sumatera-Andaman  tahun 2004, dan menemukan dua zone peningkatan tekanan  seismologi di sekitar Aceh.

Daerah pertama berada di parit Sunda, yang memanjang 50 km hingga ke ujung utara Sumatera, dan kedua adalah patahan Sumatera. yang memanjang di bawah Pulau Sumatera dan berakhir di dekat Banda Aceh.

"Hasil pengamatan kami menunjukkan adanya peningkatan tekanan ke tingkat lima  di parit Sunda menuju zona pecahan menjadi tingkat sembilan  300 kilometer dari patahan Sumatera," kata McCloskey. Sebagai perbandingan, diyakini bahwa gempa di Turki, yang berkekuatan 7,4 telah meningkatkan tekanan sekitar dua tingkat meliputi area 50 kilometer.

Hasilnya adalah dugaan akan terjadinya gempa berkekuatan 7-7,5 pada patahan Sumatera sebagai “suatu yang tampak segera akan menjadi ancaman terbesar”,  berdasarkan data yang dikumpulkan pada gempa hari Rabu (16/3). Hanya saja semua ini belum jelas betul dimana terjadinya.

“Setiap gempa bumi yang terjadi akan melepaskan beberapa tekanan,” kata John Bellini, seorang geofisis United States Geological Survey. Tapi karena logaritmik alami skala Richter, “Anda memerlukan 1.000 gempa dari lima magnitude untuk melepaskan sebesar tujuh magnitude.”

McCloskey dan kerabatnya mencatat bahwa pentingnya sebuah system peringatan. “Ini merupakan kebutuhan vital,” katanya.

Pada Rabu dua pekan lalu, berdasarkan catatan mereka, telah terjadi gempa bumi berkekuatan 5,4 berpusat 100 kilometer di sebelah barat Banda Aceh.

Baru-baru ini juga kantor Badan Meteorologi dan Geofisikan (BMG) Banda Aceh mencatat ada kecenderungan peningkatan frekuensi gempa susulan di Provinsi NAD terutama dalam dua pekan terakhir. Hingga 18 Maret 2005, gempa susulan berkekuatan 5,0 – 6,1 skala Richter tercatat 16 kali, sedangkan gempa kecil lebih dari 100 kali.

Memberikan keterangan di Banda Aceh, akhir pekan lalu, Kepala Geofisika Banda Aceh Syahnan mengatakan, gempa susulan yang terjadi terakhir adalah pada Jum’at (18/3) dengan kekuatan yang tercatat pada seismograf berkekuatan 6,1 skala Richter selama sepuluh detik pada posisi 5,3 lintang utara (LU)-94,61 bujur timur (BT), kedalaman normal 30 kilometer dan pusat gempa di laut sekitar 93 km arah barat kota Banda Aceh.

Syahnan mengatakan, secara umum, gempa susulan yang terjadi akhir-akhir ini, setelah gempa utama pada 26 Desember 2004 dengan kekuatan 8,9 pada skala richter itu, masih didominasi gempa yang berjarak atara 80 - 320 kilometer.

Dia meminta pengertian dari masyarakat Aceh, bahwa gempa susulan ini tidak berbahaya serta tidak menimbulkan bahaya gelombang laut (tsunami) susulan. “Gempa susulan diperkirakan memang masih akan terjadi hingga pekan-pekan mendatang, namun tidak berbahaya serta tidak akan menimbulkan bencana gelombang air laut (tsunami) susulan," kata Syahan.

Masyarakat, begitu Syahnan, diharapkan tidak panik ketika merasa guncangan gempa susulan, namun harus mewaspadi, terutama bagi mereka yang berada dalam bangunan yang rusak akibat guncangan gempa utama lalu," kata dia.

Sepanjang pekan pertama Maret 2004, masyarakat di kota Banda Aceh dan sekitarnya hampir tidak merasakan lagi getaran gempa bumi, namun memasuki minggu kedua dan ketiga frekuensinya meningkat, enam kali diantaranya berkekuatan diantara 5,0 - 6,1 pada skala richter. (*/bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com