Depan arrow Artikel arrow Berita Nasional arrow Ahli Geologi Desak Pemerintah Serius Antisipasi Bencana
Ahli Geologi Desak Pemerintah Serius Antisipasi Bencana Cetak E-mail
Jumat, 31 Desember 2004
Buana Katulistiwa- Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) mendesak pemerintah untuk mengambil langkah serius dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam, khususnya gempa dan gelombang tsunami.

    Dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (30/12), IAGI menegaskan, perlu segera memprioritaskan program antisipasi bencana gempa dan tsunami dalam bentuk pembangunan sistem peringatan dini dan sosialisasi pengetahuan dasar akan bencana serta latihan-latihan tindakan penyelamatan manusia dalam bencana tersebut.
    "Tentu saja dengan adanya alokasi biaya untuk semua hal itu," tulis mereka.
Langkah lain yang harus diambil pemerintah setelah melakukan penyelamatan para korban serta normalisasi keadaan daerah bencana adalah memberikan penyadaran kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa dan tsunami.
    Penyadaran itu dapat berbentuk sosialisasi pengenalan kondisi geologi serta kesiapan dalam menghadapi bencana alam di lingkungannya. Sehingga masyarakat mengetahui ketika gejala-gejala bencana muncul dan mengerti apa yang harus mereka lakukan dalam upaya menghindarinya.
    Lebih lanjut IAGI mengingatkan bahwa daerah rawan gempa dan tsunami di Indonesia hampir semuanya berada pada daerah yang tingkat populasinya padat. Daerah itu juga merupakan pusat aktifitas masyarakat dalam mencari nafkah, sekaligus menjadi target pembangunan dan pusat pemerintahan.
    Untuk itu pemerintah diminta mempelopori cara-cara bersikap yang tepat untuk mensiasati kondisi alam yang rawan bencana dan selalu datang secara tiba-tiba. Sikap kepeloporan itu harus terlihat dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang sesuai dengan potensi daya dukung alam dan potensi terjadinya bencana.
    Menurut para pakar geologi itu, saat ini disinyalir banyak pemerintah provinsi  (Pemprov) yang sama sekali tidak memperhitungkan potensi bencana dalam RT dan RW-nya. Padahal banyaknya jumlah korban selain diakibatkan bencana itu sendiri juga dikarenakan ketidakpedulian pemerintah akan konsep tata ruang pantai, teluk dan wilayah-wilayah rawan gempa dan tsunami.

Bantah
    Sehari sebelumnya, IAGI mengatakan bahwa kecil kemungkinan badai tsunami susulan akan terjadi di daerah Selatan Pulau Sumatera.
    "Dari arah vektor energi gempa yang terjadi di Aceh, data menunjukan terjadi pergerakan energi ke arah Utara, bukan ke Selatan," kata Dr Wahyu Trioso, Peneliti masalah Meterologi dan Geofisika dari ITB.
    Yang perlu diwaspadai, menuutnya, justru daerah rawan gempa yang berada di patahan Sumatera dan sepanjang Bukit Barisan. Potensi gempa itu muncul karena adanya pemicu berbentuk ketegangan akibat gempa Aceh tersebut (shadow stress).
Hal senada juga diungkapkan pakar gempa dari LIPI, Danny Hilman Natawidjaja PhD, yang mengatakan bahwa daerah patahan gempa (rapture zone) bergerak ke Utara Pulau Sumatera.
    "Mungkin itulah yang mengakibatkan banyak korban yang jatuh di Sumatera bagian Utara. Rapture zone juga tidak membuka ke arah Selatan. sehingga tidak memicu gempa di Pulau Jawa tapi justru ke arah Timur dari patahan gempa Aceh," kata Danny.
    Selain itu peneliti gempa dari BPPT, Dr Yusuf Surahman, juga menyarankan agar masyarakat jangan terlalu panik dalam menyikapi bencana di Aceh tersebut.
"Nimati saja liburan di pantai-pantai Anyer dan Merak dengan perasaan aman dan nyaman. Tidak usah khawatir karena data-data yang diperoleh pada hari belakangan ini tidak menunjukkan adanya aktifitas seismologi yang berarti pada daerah sekitar Selat Sunda itu," kata Yusuf. (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com