|
Buana Katulistiwa- Tahukah Anda dimana tempat dengan biaya hidup terendah di Indonesia? Jawabnya: Kendari, ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara. Biaya hidup tertinggi, tentu saja, masih Jakarta.
Hal itu terungkap dari data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2005, yang diungkapkan Kasubdit Statistik Harga Konsumen BPS Dr Sasmito Wibowo, dalam sebuah lokakarya di Jakarta, pekan ini.
"Biaya hidup rumah tangga terendah itu di Kendari dengan Rp 1,27 juta per bulan. Kedua Solo Rp1,27 juta per bulan, kemudian Jember sebesar Rp1,35 juta per bulan dan Gorontalo Rp1,37 juta per bulan," katanya.
Yang tertinggi Jakarta dengan Rp3,1 juta per bulan pada 2005 yang mengalami kenaikan Rp100.000 dibandingkan dengan 2004 yang sebesar Rp3 juta.
Di posisi termahal kedua adalah di Pulau Batam yang naik menjadi sebesar Rp2,6 juta, selanjutnya Jayapura sebesar Rp2,42 juta dan kota berbiaya hidup rumah tangga terbesar keempat adalah Surabaya yaitu sebesar Rp2,39 juta.
Bagaimana dengan pemakaian bensin?
Berdasarkan survei BPS, rumah tangga terbesar yang menggunakan anggaran rumah tangga untuk membeli bensin adalah Denpasar, yaitu sebesar 4,8 persen, di Mataram sebesar 4 persen, diperingkat selanjutnya kota Solo sengan 3,7 persen dan Surabaya 3,5 persen.
Daerah-daerah ini mengalahkan rumah tangga di Jakarta yang hanya menghabiskan 2 persen anggaran rumah tangganya untuk membeli bensin. (bj) Powered by AkoComment! |