|
Selasa, 27 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa- Jika sebelumnya Indonesia hanya bisa mendeteksi gempa dalam waktu 30 menit setelah kejadian, maka tahun 2007 nanti informasi itu sudah bisa diperoleh dalam waktu lima menit. Pada saat itu, 180 seismograf dan alat sensor gempa lainnya sudah terpasang di setiap 100 km. |
|
|
Rabu, 21 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - Indonesia, melalui Kementerian Riset dan Teknologi
kini sedang menyusun Buku Putih (White Paper) Penelitian, Pengembangan
dan Penerapan Prioritas bidang Iptek 2005-2025. Hal ini untuk
peningkatan nilai tambah teknologi buatan Indonesia. |
|
|
Kamis, 15 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - Indonesia harus segera memperkuat riset kelautan, termasuk pengadaan peralatan seperti kapal riset canggih, sehingga Indonesia tidak sampai kehilangan kekayaan tambang bawah laut. Apalagi dengan adanya deadline PBB soal wilayah landas kontinen hingga 350 mil pada Juni 2009. |
|
|
Kamis, 15 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - Tak kalah dengan upaya Partai Demokrat di AS untuk mengurangi ketergantungan pada impor sumber daya energi tahun 2020, Indonesia, melalui Menristek Kusmayanto Kadiman mengumumkan inisiatif yang diberi nama “Mix-Energy Resource” yang ditargetkan pada 2025. |
|
|
Selasa, 13 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - Terkait dengan rencana menghentikan impor bahan perusak ozon (BPO) pada 2007, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Dirjen Bea dan Cukai Departemen Keuangan, menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang peningkatan pengawasan impor bahan perusak ozon (BPO). |
|
|
Minggu, 11 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - Egoisme sektoral harus dihindari dalam pembangunan infrastruktur, khususnya infrastruktur di daerah tertinggal. Pertimbangan keterpaduan serta faktor pendukung tidak hanya menyangkut bangunan fisik saja melainkan juga masalah lain diantaranya kependudukan. |
|
|
Kamis, 08 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - Pemerintah diharapkan untuk memperhitungkan pemanfaatan data-data spasial sebelum mengambil sebuah kebijakan, selain perlunya dipersiapkan perangkat peraturan yang secara khusus mengatur sistem informasi spasial di Indonesia. |
|
|
Rabu, 07 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - World Wildlife Fund (WWF) mengumumkan, Selasa (6/12) bahwa mereka telah menemukan hewan carnivora misterius lebih besar dari kucing rumah, berbulu merah gelap dengan ekor panjang, yang diduga spesies baru di kawasan hutan Kalimantan. |
|
|
Selasa, 06 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dulu tersebar di berbagai daerah yang cukup luas meliputi Bengal sampai Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Malaysia, Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Kini, populasi dan penyebarannya hanya tersisa di daerah paling barat Pulau Jawa, Ujung Kulon, dengan populasi hanya 40-50 ekor. |
|
|
Senin, 05 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa - Prof Dr Budi Winarno mengatakan, globalisasi neoliberal yang ditopang oleh kapitalisme global telah menciptakan dua krisis sekaligus, yakni krisis polarisasi kelas (the crisis of class polarization) dan krisis lingkungan (ecological unsustainaibility). |
|
|
‹‹ Awal ‹ Sebelumnya 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Selanjutnya › Akhir ››
|