|
Halaman 4 dari 8 1.4. Sistem
Komputer untuk SIG Sistem komputer biasanya terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak
(software). a. Perangkat Keras Terdiri dari beberapa komponen. Central processing
unit (CPU) CPU menjalankan program komputer dan mengendalikan operasi seluruh komponen. Biasanya digunakan
CPU untuk komputer pribadi (PC/personal computer), atau work station pada sebuah jaringan komputer.
Memory Memory Utama:adalah bagian paling esensi pada komputer seluruh data dan program berada pada
memori utama untuk akses yang lebih cepat. Dibutuhkan setidaknya memori berkapasitas 64 MB untuk SIG berbasis PC.
Memory Tambahan: digunakan data berukuran besar baik permanen maupun semi-permanen, dengan akses lebih rendah
dibanding memori utama. Dikenal juga sebagai media penyimpanan data, seperti harddisk, disket (floppy disk), pita magnetis
atau cakram padat optis (CD-ROM). Untuk harddisk dibutuhkan setidaknya yang berkapasitas 1 GB. Alat Tambahan
(Peripherals) Alat Masukan (Input Devices) : key board, mouse, digitizers, pemindai
(scanner), kamera digital, workstation fotogrametris digital. Alat Keluaran (Output devices) :
monitor berwarna, printer, plotter berwarna, perekam film, dll. Contoh-contoh komponen perangkat keras SIG diperlihatkan
pada Gambar 1.5.  b. Perangkat Lunak Terdiri atas
sistem operasi, compiler dan program aplikasi. Sistem Operasi (Operating System / OS) :
mengendalikan seluruh operasi program, juga menghubungkan perangkat keras dengan program aplikasi. Untuk PC : MS-DOS (IBM
PCs) dan WINDOWS adalah sistem operasi yang banyak digunakan. Untuk Workstation : UNIX dan VMS adalah OS yang dominan.
Compiler : menerjemahkan program yang ditulis dalam bahasa komputer pada kode mesin sehingga CPU mampu menjalankan
program yang harus dieksekusi. Bahasa kompiler yang biasa digunakan adalah C, Pascal, FORTRAN, BASIC, dll. Program
Aplikasi : Kini, banyak vendor (perusahaan pembuat software) menyediakan software SIG seperti pada daftar dalam Tabel
1.3.
|