Depan arrow Artikel arrow Makalah arrow Pemusatan Kawasan Gedung Tinggi Di Jakarta
Pemusatan Kawasan Gedung Tinggi Di Jakarta Cetak E-mail
Oleh Adi Seno   
Daftar Isi
Pemusatan Kawasan Gedung Tinggi Di Jakarta
Batasan
Kapasitas dan Populasi Kota
Kawasan Gedung Tinggi
Peran Perencanaan Perkotaan
Model Struktur Perkotaan
Teori Persebaran
Kawasan Pusat Bisnis
Pendekatan dan Penjabaran
Kondisi Kawasan Gedung Tinggi Jakarta
Pemusatan Gedung Tinggi Jakarta
Kesimpulan

KONDISI KAWASAN GEDUNG TINGGI DI JAKARTA

Persebaran gedung tinggi

Jakarta terdiri dari lima wilayah Kotamadya atau disingkat Kodya, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Kelima kodya ini terbagi lagi dalam 43 kecamatan, dan 265 kelurahan. Tidak semua wilayah administrasi ini memiliki gedung tinggi. Ada 37 kecamatan yang memiliki gedung lapis tujuh dan lebih. Sedangkan total bangunan adalah 577 unit.

Tabel 3. Luas dan Jumlah Kotamadya, Kecamatan, Kelurahan di Jakarta.

Kotamadya Luas Kecamatan  Kelurahan 
Jakarta Pusat 54 km2 8 44
Jakarta Utara 140 km2 7 35
Jakarta Barat 131 km2 8 56
Jakarta Selatan  147 km2 10 65
Jakarta Timur 178 km2   10 65
Sumber: BPD Sensus Penduduk 1990 dan J.M. DPR Proyeksi Penduduk

Jakarta terdiri dari lima kodya dengan luas keseluruhan 650 kilometer persegi. Kelima kodya ini terbagi menjadi 43 kecamatan dan 265 kelurahan. Wilayah administrasi ini, terutama kecamatan menjadi dasar dari Perencanaan Tata Ruang DKI Jakarta yang disebut RTRW-C (Rencana Tata Ruang Wilayah - C). Keberadaan gedung tinggi ditentukan oleh pemintakatan KDB (Koefisien Dasar Bangunan) dan KLB (Koefisien Lantai Bangunan) yang disusun pada tingkat kecamatan.

Selain modal dan permintaan, perencanaan tata ruang merupakan salah satu faktor penentu keberadaan gedung tinggi. Untuk ini perlu pemahaman akan pembagian daerah administrasi DKI Jakarta. ( Lihat Tabel 4.)

Data itu berasal dari Dinas Pengawasan Pembangunan Kota yang aslinya menampilkan juga alamat gedung-gedung lapis sembilan dalam wilayah kelurahan, namun karena keterbatasan ruang diperingkas menjadi. Data Tabel 4 tersebut dimasukan kedalam peta dijital untuk mendapatkan grafik batang dari jumlah gedung ini di masing-masing kelurahan. Visualisasi ini untuk menunjukan bagaimana persebaran spasial dan ketebalan gedung tinggi untuk mendapat kesimpulan pemusatan gedung di Jakarta. Lihat Peta 2: Persebaran Jumlah Gedung Tinggi Kelurahan DKI Jakarta.

Dari 43 kecamatan di DKI Jakarta ada tujuh kecamatan yang tidak memiliki gedung tinggi di dalam kawasannya. Dari ketujuh kecamatan itu ada dua di Jakarta Pusat, dua di Jakarta Utara Cilincing dan Pulau Seribu, dan dua di Jakarta Timur Ciracas dan Pasar Rebo. Di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan setiap kecamatan memiliki gedung tinggi. Kodya terkecil dalam jumlah gedung tinggi adalah Jakarta Timur dengan 35 buah gedung tinggi dan kedua terendah adalah Jakarta Utara dengan 43 buah gedung tinggi.


Tabel 4. Data Bangunan Tinggi DKI Jakarta 1999

Kecamatan       Jumlah     Luas/Km2 Kecamatan       Jumlah     Luas/Km2
JAKARTA PUSAT JAKARTA SELATAN
Tanah Abang 41 17,400   Kebayoran Lama 18 17,600
Menteng 44 0,800 Pesanggrahan 1 0,001
Senen 18 10,700 Cilandak 10 0,200
Cempaka Putih     Pasar Minggu 10 14,700
Johar Baru     Jagakarsa 1 0,001
Kemayoran 19 0,900 Mampang Prapatan   21 0,600
Sawah Besar 31 1,000 Pancoran 5 0,070
Gambir 43 11,700 Kebayoran Baru 31 1,100
Total 200 18,300 Setia Budi 97 3,000
   Tebet 13 0,400
JAKARTA UTARA Total 207 37,900
Penjaringan 18 41,600  
Pademangan 6 0,470 JAKARTA TIMUR
Tanjung Priok 10 0,250 Ps Rebo 1 0,002
Koja 2 0,020 Ciracas
Kelapa Gading 7 0,440 Cipayung
Cilincing     Kramat Jati 3 0,020
Pulau Seribu     Makasar
Total 43 42,800 Jatinegara 11 0,060
   Duren Sawit 4 0,900
JAKARTA BARAT Matraman 9 0,030
Kebon Jeruk 12 83,800 Pulo Gadung 4 0,900
Kembangan 4 0,100 Cakung 3 0,030
Cengkareng 4 0,050 Total 35 2,100
Kali Deres 4 0,050
Grogol Petamburan   32 63,00
Palmerah 19 29,500
Tambora 2 0,040
Taman Sari 15 0,240
Total 92 101,400

Sumber: Dinas Pengawasan Pembangunan Kota
Data Bangunan Tinggi DKI Jakarta Tahun 1972 s/d September 1999

Dari seluruh kecamatan ini yang paling banyak memiliki gedung tinggi adalah Kecamatan Setia Budi di Jakarta Selatan. Setia Budi memiliki 97 buah gedung tinggi. Kedua tertinggi adalah di Kecamatan Menteng dengan 44 buah gedung tinggi. Secara wilayah Kodya Jakarta Selatan memiliki 207 buah gedung tinggi dan Kodya Jakarta Pusat memiliki 200 gedung tinggi.



 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com