|
Rabu, 06 Pebruari 2002 |
|
Sistem Informasi Geografis (SIG) diartikan sebagai
sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memangggil kembali, mengolah, menganalisis dan menghasilkan data
bereferensi geografis atau data geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan
penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya. |
|
|
Selasa, 04 September 2001 |
|
Kerusakan lahan ataupun tanah telah lama diketahui oleh masyarakat umum, para pakar maupun para pengambil keputusan sejak lama. Kesadaran akan pentingnya perhatian terhadap kerusakan lahan/tanah ini sejalan dengan adanya revolusi hijau, populernya konsep Malthus yang menitik-beratkan akan dampak tekanan penduduk terhadap ketersediaan lahan bagi sektor pertanian yang dapat menjamin ketersediaan bahan pangan, sampai munculnya semacam & mulai pada pertengahan abad 20 ini. |
|
|
Rabu, 08 Agustus 2001 |
· Pengertian dan Batasan DAS sebagai suatu sistem hidrologi
· DAS sebagai satuan pengembangan sumberdaya dan satuan pengaturan tataruang wilayah pembangunan.
· DAS dikenali secara geografis |
|
|
Kamis, 15 Maret 2001 |
|
Banyak sekali definisi tentang peta, tetapi pada dasarnya
hakekat peta adalah alat peraga untuk menyampaikan ide. |
|
|
Jumat, 02 Pebruari 2001 |
|
Mengacu pada RTRW Kota Depok tahun 2000-2010, dengan laju pertumbuhan ekonomi rata-rata 10% per tahun, struktur ekonomi kota Depok sampai dengan akhir dekade 1990an bertumpu pada kelompok industri pengolahan, kelompok industri keuangan, persewaan dan jasa, dan kelompok industri perdagangan, hotel dan restoran. |
|
|
Jumat, 23 Juni 2000 |
|
Dusun Sungulo' Palin merupakan satu dari 6 (enam) Dusun dalam Desa Nanga Nyabau. Lima Dusun lainnya adalah Nanga Nyabau, Tanjung Kerja, Banua Tengah, Lauk I dan Lauk II. Desa Nanga Nyabau sendiri secara administratif bagian dari Kecamatan Embaloh Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Propinsi Kalimantan Barat. |
|
|
Rabu, 16 Pebruari 2000 |
|
Masyarakat adat di kepulauan Padaido membagi pulau-pulau Padaido menjadi dua bagian masyarakat adat yaitu Padaido Atas dan Padaido Bawah. P. Pakreki dijadikan batas antara Padaido atas dan bawah. |
|
|
‹‹ Awal ‹ Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya › Akhir ››
|