Depan arrow Artikel arrow Kolom arrow Model Optimal dalam Perencanaan Tata Ruang
Model Optimal dalam Perencanaan Tata Ruang Cetak E-mail
Oleh Bambang Sutikno   
Selasa, 25 April 2006
ImageTelah kita ketahui bersama bahwa manusia dengan ruang memiliki hubungan yang sangat erat, karena ruang adalah tempat manusia menjalankan segala aktivitasnya. Ruang akan selalu berkembang, sejalan dengan perkembangan kuantitas dan kualitas manusia di wilayah tersebut. Hal ini menunjukan bahwa ruang adalah sesuatu yang bersifat dinamis.

Dinamika ruang tidak lepas dari berbagai macam usaha pembangunan yang pernah dilaksanakan. Dinamika tersebut juga telah dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat, namun tidak sedikit yang merusak bahkan merugikan kehidupan masyarakat di dalamnya.

Kondisi ini tidak lepas dari pelaksanaan produk penataan ruang yang kurang baik. Produk yang dihasilkan selama ini lebih menekankan pada kondisi kecenderungan suatu wilayah. Pada jenjang waktu tertentu produk penataan ruang kemudian dievaluasi, dan bila ditemukan adanya penyimpangan dapat direvisi kembali. Sampai sejauh ini tidak pernah ada sangsi yang diberikan terhadap pelanggaran produk penataan ruang tersebut. Atau dapat dikatakan bahwa produk penataan ruang hanyalah sekedar formalitas belaka. Padahal produk penataan ruang memiliki arti yuridis yang sangat kuat, karena hasilnya ditetapkan sebagai peraturan daerah yang harus ditaati.

Produk perencanaan penataan ruang seharusnya dapat mencerminkan kondisi pertumbuhan ekonomi masyarakat di suatu wilayah. Produk ini sekiranya dapat mengkalkulasikan secara kuantitatif pertumbuhan ekonomi yang akan dicapai. Mengapa dikatakan demikian, karena tingkat kesejahteraan masyarakat dapat diukur dari kondisi perekonomian di wilayahnya. Dan sampai sejauh ini belum pernah ada produk perencanaan penataan ruang yang menyertakan prediksi perekonomian suatu wilayah di masa yang akan datang sesuai dengan perencanaan tata ruang yang dihasilkan.

Dengan kata lain, indikator pertumbuhan ekonomi suatu wilayah yang selama ini dihitung dengan berbagai rumus ekonomi yang menggunakan variabel-variabel ekonomi, setidaknya juga tercermin di dalam perencanaan tata ruang wilayahnya.

Image
Model Penataan Ruang dengan Indikator Pertumbuhan Ekonomi

Adalah sebuah tantangan bagi para pakar planologi, geodesi, geografi dan bidang keilmuan lainnya yang berkecimpung di dalam perencanaan penataan ruang, bagaimana menghasilkan suatu model yang optimal dalam menciptakan produk perencanaan penataan ruang yang dapat menjawab pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah.

Komentar
Wow keren
Oleh Alamat e-mail dilindungi dari bot spam, anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihat alamat ini pada 2006-04-25 12:34:42
kalau usulan mas Gema di milist spatial (sejarah dan budaya lokal) di masukkan di model yg diajukan Bambang Sutikno wow makin keren. (multidisiplin approach)
tambahin dong
Oleh Alamat e-mail dilindungi dari bot spam, anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihat alamat ini pada 2006-05-19 02:53:58
satu yang sering di lupain ama temen2 planologi, tentang perencanaa kawasan yang berbasis pada sumber daya air. 
 
gak heran kalau kota sering banjir karena perencanaan kota sering tidak memperhitungakan model hidrologi kota
Oleh Alamat e-mail dilindungi dari bot spam, anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihat alamat ini pada 2006-06-13 09:12:43
Modelnya ok, tapi paradigmanya jangan bergantung kepada faktor ekonomi seakan-akan penataan lingkungan itu menunggu membaiknya kondisi ekonomi. Padahal perencanaan tata ruang yang baik akan dengan sendirinya menentukan suasana kondisif untuk berbisnis alias meningkatkan ekonomi.
urun rembug
Oleh Alamat e-mail dilindungi dari bot spam, anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihat alamat ini pada 2006-06-30 08:43:23
saya sependapat dengan ungkapan yang diwacanakan oleh bpk sonny djonler, selama ini kemajuan suatu wilayah senantiasa dikaitkan pertumbuhan ekonomi dan apa-apa yang berhubungan dengan ekonomi. memang benar bahwa ekonomi bisa dijadikan tolak ukur pengembangan suatu wilayah, namun sebenarnya banyak hal-hal yang juga bisa mewacanakan perkembangan suatu wilayah dan kecendurangannya memberikan nilai yang tak ternilai harganya, terutama bagi lingkugan. karena secara jelas, karena alasan mengejar pertumbuhan ekonomi, suatu daerah akan secara suka rela untuk mengahancurkan wilayahnya yang sebelumnya sanagat2 dinamis dan digantikan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. ini yang jadi salah satu dampak otonomi daerah yang membikin daerah berlomba2 dalam persaingan ekonomi, buka lagiberjalan bersama-sama dalam membangun suatu citra kawasan yang terintegrasi dengan baik. 
untuk bpk wahyudi prabowo, jikalau melihat kondisi eksisting dari suatu wilayah yang seringkali banjir, seringkali kita akan mewacanakan bahwa perencanaan yang ada diwilayah tersebut sgtlah tidak bagus sekali, sampe2 tidak mengakomodir kepentingan air dalam kehidupan. sebenarnya kita juga harus memberikan wacana yang baik terhadap masalah ini. seringkali muatan-muatan yang terdapat dalam dokumen rencana memang kurang memuat hal tersebut. tapi kita harus bersikap arif, kita lihat dari kebutuhan dari pemerintahan wilayah tersebut ttg substansi yang harus disertakan dlm dokumen rencana, dan juga pelaksana perencana, dalam hal ini konsultan atau pihak yg membantu dlm penyusunan tata ruang, benarkah mereka sudah mengerti substansi yang seharusnya terkandung dalam produk perencanaan, bahkan tidak jarang saya menemui bhw yg mengerjakan adalah org diluar disiplin ilmu planologi, ini kan jadi hal yang konyol sekali. bahkan jikalau institusi pendidikan yang mengerjakan pun tidak jarang yang mengerjakan adalaha mahasiswa. 
sudah jadi rahasia publik jika ada tender ttg pekerjaan perencanaan sudah pasti akan jatuh pada si "A" dan potongan2nyapun gila, ada suatu daearh yang jelas2 hanya bisa mengucurkan 30% dari nilai proyek, bahkan ada yang belum2 sudah minta 15%. na gimana dgn ini???ternyata banyak yang berpengaruh terhadap pembuatan dokumen perencanaan suatu wilayah. yang pada kesimpulannya, kualitas produk perencanaan akan disesuaikan dengan fee yang diterima konsultan, yang jelas-jelas banyak potongan... 
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com