Depan arrow Glosarium

Geografi


Semua | A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | Lainnya


Semua

Saat ini ada 29 entri dalam glosarium.
Halaman: 1 2 »

IstilahDefinisi
absorpsidi dalam meteorologi absorpsi atau penyerapan adalah perubahan energi dari bentuk radiasi ke bentuk energi lain oleh gas di dalam atmosfer. Absorpsi sangat selektif terhadap panjang gelombang. Ada panjang gelombang yang diabsorpsi seluruhnya dan ada yang tidak mengalami absorpsi sama sekali.
 
Agradasiproses pengendapan bahan-bahan hasil pengikisan dari muka bumi.
 
Altimeter piranti yang secara langsung menunjukkan ketinggian di atas titik rujukan
 
AMDALAnalisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.
 
Anginadalah gerak atmosfer atau udara nisbi terhadap permukaan bumi. Gerak ini mempunyai dua dimensi, yaitu dimensi horisontal dan dimensi vertikal. Pada umumnya gerak atmosfer adalah horisontal, karena daerah yang diliputinya jauh lebih luas dan kecepatan horisontalnya jauh lebih besar daripada kecepatan vertikalnya
 
Angin Anabatik adalah angin yang menaiki lereng gunung ke atas pada siang hari, terutama sebelum tengah hari. Hal ini disebabkan oleh suhu udara pada lereng lebih tinggi daripada suhu udara pada ketinggian yang sama berjarak agak jauh dari lereng. Karena datangnya dari arah lembah angin ini disebut pula angin lembah.
 
Angin Bahorokadalah angin Fohn yang bertiup di daerah dataran rendah Deli Utara, Sumatra Utara. Karena datangnya dari arah kota Bohorok, maka dinamakan Angin Bohorok. Bohorok terletak pada arah barat-barat-laut dari Medan.
 
Angin Fohnadalah angin yang bertiup di bagian belakang atau di bagian bawah angin gunung atau pegunungan dengan sifat panas, kering, kencang dan ribut. Hal ini disebabkan oleh udara yang dipaksa secara mekanik menaiki dan melewati puncak dan kemudian menuruni lereng bagian belakang gunung. Udara yang turun ini mengalami pemanasan adiabatik.
 
Angin Gendingadalah angin Fohn yang berhembus dari gunung dan pegunungan di sebelah tenggara menuju Probolinggo, Jawa Timur. Dinamakan demikian karena datangnya dari arah kota Gending.
 
Angin Geostrofikadalah angin teoretis dengan gaya yang bekerja kepadanya hanya gaya gradien tekanan dan gaya coriolis yang sama besar dan berlawanan arahnya. Angin ini bertiup sejajar dengan isobar yang lurus dengan laju konstan. Angin nyata akan mendekati angin geostrofik pada ketinggian jauh dari permukaan bumi, dengan tidak ada gaya gesekan, yaitu kira-kira di atas ketinggian 1000 m dari permukaan bumi.
 
Antisiklonadalah suatu daerah di atmosfer yang mempunyai pusat tekanan tinggi nisbi terhadap daerah sekelilingnya pada ketinggian yang sama
 
Asthenosferlapisan batuan yang lentur, terletak di bawah LITOSFER (kerak bumi).
 
Atmosferadalah lapisan dari gas atau campuran gas yang menyelimuti dan terikat pada bumi oleh gaya gravitasi bumiadalah lapisan dari gas atau campuran gas yang menyelimuti dan terikat pada bumi oleh gaya gravitasi bumi.
 
Atoladalah sebuah proses pembentukan muka bumi, yang dilakukan oleh binatang laut, di tengah laut. Biasa disebut pulau karang.
 
Awanadalah suatu kumpulan partikel air yang tampak di atmosfer. Partikel air tersebut dapat berupa tetes air cair atau kristal es
 
Barometerpiranti atau alat untuk mengukur tekanan udara.
 
Basaltbatuan beku berwarna hitam yang kaya akan magnesium dan besi. Biasanya berasal dari letusan gunung berapi.
 
Batuan Beku atau Batuan Kristalinjenis batuan yang asalnya dari dalam bumi. Batuan tersebut pada awalnya merupakan benda cair, yang meleleh ke arah permukaan bumi, di mana suhunya lebih rendah daripada suhu yang terdapat di dalam tubuh bumi. Karena suhu yang rendah itu, batuan tersebut membeku.Proses pembekuan itu ada yang berjalan lebih lambat, dan ada pula yang berlaku lebih cepat. Perbedaan dalam proses pembekuan itu mengakibatkan terbentuknya ukuran kristal pada batuan itu yang berbeda besarnya. Pembekuan yang lebih lambat, mengakibatkan terbentuknya kristal yang lebih besar, kalau dibandingkan dengan batuan yang proses pembekuannya berlaku lebih cepat. Contoh daripada batuan beku misalnya adalah batuan seperti : granit, andesit.
 
Batuan Endapanbatuan yang asalnya adalah hasil gradasi. Batuan endapan ada yang tersusun berlapis, tetapi ada juga yang tidak. Butiran endapan itu bisa berukuran macam-macam, dari halus sampai ukuran besar. Bahan batuan endapan bisa dari batuan beku, bisa dari batuan metamorf dan bisa juga dari batuan endapan. Pada batuan endapan tidak terbentuk kristal.
 
Batuan Metamorfjenis batuan yang sifat-sifatnya berubah sebagai akibat daripada adanya tekanan yang kuat dan suhu yang tinggi. Segumpal tanah saja, kalau dipanaskan cukup lama, bisa menjadi "bata" yang sifat-sifatnya berbeda dengan tanah sebelum dipanaskan. "Bata" itu adalah juga batuan "metamorf", pada prinsipnya. Proses pembentukan batuan metamorf di dalam alam tentu berlanjut dengan tekanan yang lebih kuat dan suhu yang lebih tinggi. Batuan metamorf asalnya dari batuan endapan pada awalnya . Batuan metamorf tidak berkristal. (Pualam, Sabak).
 
Betingadalah endapan yang selalu nampak di permukaan air. Kalau proses pengendapannya terjadi karena surutnya daya angkut air dengan tiba-tiba, maka bentuk beting diciptakan oleh arus air. Ujung beting yang tumpul selalu menghadap kearah kedatangan arus yang lebih kuat, sedangkan ujungnya yang runcing selalu menunjuk ke arah arus yang lebih lemah.
 
Cuacaadalah keadaan fisis atmosfer pada suatu tempat pads suatu saat. Keadaan fisis atmosfer ini dinyatakan atau diungkapkan dengan hasil pengukuran berbagai unsur cuaca seperti suhu, curah hujan, tekanan, kelembapan, laju serta arah angin, perawanan, penyinaran matahari dan lainnya.
 
Curah Hujanbanyaknya air hujan yang mencapai tanah atau permukaan bumi selama selang waktu tertentu dinyatakan dengan ketebalan atau ketinggian air hujan tadi seandainya menutupi proyeksi horisontal permukaan bumi tersebut dan tidak ada yang hilang karena penguapan, limpasan, dan infiltrasi atau peresapan.
 
Daerah Aliran Sungai (DAS)seluruh bagian muka bumi, yang airnya jatuh ke dalam sebuah sungai beserta seluruh cabang-cabang sungai itu. Jadi, yang disebut Daerah Aliran Sungai itu bukanlah hanya batang sungai yang berisi air saja, melainkan keseluruhan daratan yang menumpahkan air hujan yang jatuh di atasnya ke sungai serta anak-anak sungai yang bersangkutan. Sebuah pulau, betapapun besarnya selalu terbagi habis oleh Daerah Aliran Sungai.
 
Datumposisi pada sferoida rujukan yang digunakan sebagai acuan horisontal suatu daerah dan dibatasi oleh : (1) posisi (lintang dan bujur) salah satu stasiun di daerah itu, dan (2) asimut dari stasiun tertentu ke stasiun berikutnya.
 


Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com