Depan arrow Komunitas arrow Forum
Forum Diskusi
 


mohon info:kategorisasi ketinggian
Tanggal: 2005/10/05 09:36 Oleh: Aloysius Status:  
 
Dh, mohon bantuan dari yang paham geografi/topografi. Saya bermaksud mengelompokkan kabupaten mnrt ketinggiannya di atas permukaan laut. Untuk itu mohon bantuan mengenai:
-pembagian ketinggian daerah ada berapa macam? batasannya dalam "di atas permukaan laut" bagaimana?
-misalnya, kategori pegunungan jika ...dpl s/d ... dpl.
-atau, jika ada sumber datanya, mohon informasi dimana bisa diakses.
Terima kasih sebelumnya.
Silakan login dulu untuk mengirim pertanyaan atau tanggapan.

Re:mohon info:kategorisasi ketinggian
Tanggal: 2005/10/05 12:26 Oleh: Apip Status:  
 
Pengelompokannya untuk apa dulu, wilayah tanah usaha kah? atau apa..kah?

Kalo untuk wilayah tanah usaha I Made Sandy pernah mengkelaskan menjadi
0-25
25-100
100-500
500-1000
> 1000

(sorry angka2 diatas masih kira2, lupa pastinya.. silakan liat buku aslinya) Intinya, di bawah 25m merupakan wilayah yang umumnya datar, banyak terdapat sungai sehingga cocok untuk pertanian (sawah)... dst

Kalo untuk pengkelasan tanaman, kalo gak salah Junghun juga pernah buat, tapi sepertinya Junghun hanya melihat Jawa saja.

Pengkelasan ketinggan tidak keluar menjadi "daerah pengunungan", "daerah pantai", "daerah ..." karena kelas2 yang demikian merupakan pengkelasan menurut jenis medan atau yang lebih spesifik lagi: unit lahan, untuk unit lahan, bakosurtanal udah punya petanya.
Silakan login dulu untuk mengirim pertanyaan atau tanggapan.

Re:mohon info:kategorisasi ketinggian
Tanggal: 2005/10/07 06:07 Oleh: Aloysius Status:  
 
Trims Bung Apip,

JIka mungkin, saya ingin melihat tingkat human development (HDI) berdasarkan pembagian wilayah dataran tinggi/pegunungan dan rendah. Kan biasanya hanya membandingkan kota vs kabupaten, KTB vs KTI, Jawa-Luar Jawa, dst.
Namun dalam data HDI yang ada hanyalah pembagian berdasarkan wilayah administratif (sampai kota/kabupaten).
Lalu, saya pikir mungkin dapat memanfaatkan data di Statistik "Dalam Angka" Propinsi ada data luas daerah menurut ketinggian dari per mukaan laut (sekalipun mungkin harus menghitung satu persatu kota/kabupaten) berikut:
1000:
Pertanyaan saya kemudian:
-apakah yang dinamakan "pegunungan" mulai dari ketinggian 500? atau mulai dari 100?
-satu kabupaten dapat diklasifikasikan sebagai kabupaten pegunungan (kira-kira) jika persentase pegunungannya berapa persen dari total luas wilayah?

Kurang lebih demikian rincian pertanyaan saya sebelumnya. Kalau ada masukan atau informasi lain, terima kasih.
Silakan login dulu untuk mengirim pertanyaan atau tanggapan.

Re:mohon info:kategorisasi ketinggian
Tanggal: 2005/10/14 11:43 Oleh: Apip Status:  
 
Aloysius menulis:

Pertanyaan saya kemudian:
-apakah yang dinamakan "pegunungan" mulai dari ketinggian 500? atau mulai dari 100?


Sorry udah lama ga buka buku, coba deh liat2 buku ttg geomorfologi, krn perlu diperjelas dulu arti "pegunungan" yg dimaksud disini. Apakah yang dimaksud memang benar "pegunungan" atau berada di ketinggian tertentu saja


-satu kabupaten dapat diklasifikasikan sebagai kabupaten pegunungan (kira-kira) jika persentase pegunungannya berapa persen dari total luas wilayah?


Lagi2 disini pengertian "pegunungan"nya masih samar, apakah seperti di Kab. Wonosari yang walaupun banyak yg ketinggiannya di bawah 100 meter tapi merupakan daerah pegunungan kapur (karst) atau seperti Wamena yg berada di tempat berelevasi tinggi atau seperti Kab Agam yang bervariasi, mulai dari dataran rendah, gunung dan dataran tinggi.

Atau mungkin harus berani memutuskan sendiri, menarik batasan sendiri (dengan rujukan teori) untuk menyebut "ini lho kab yg terletak di daerah pegunungan."
Silakan login dulu untuk mengirim pertanyaan atau tanggapan.

Re: mungkin juga..
Tanggal: 2005/10/17 05:29 Oleh: Aloysius Status:  
 
Barangkali memang perlu gunakan kriteria "baru". Wilayah Pegunungan yang dimaksud acuannya pada ketinggian (dpl).
Berikut ini dari walhi.or.id. Kalau acuannya ini, mulai 501 meter masuk kategori pegunungan.
terima kasih.

http://www.walhi.or.id/bioregion/nas/peng_basis_bioreg/

Dengan dasar ketinggian, dapat dibagi wilayah-wilayah
sebagai berikut:
(1). Wlayah Rendah atau Dataran Rendah, adalah bagian dari muka bumi yang letaknya kira-kira antara 6 m - 100 m dari permukaan laut sampai wilayah endapan. Di wilayah ini terdapat hutan tropis yang sebenarnya, seandainya ditopang oleh curah hujan yang memadai. Tanaman dan tumbuhan tropis tulen juga terdapat di wilayah ini, seperti kelapa, padi, tebu, karet, durian, dukuh dengan tingkat pertumbuhan yang sebaik-baiknya atau optimal.
(2). Wilayah Pertengahan, bagian wilayah ini terletak kira-kira antara 100m ? 500m diatas permukaan laut, permukaan buminya sudah tidak lagi datar dan udara mulai terasa segar.
(3). Wilayah Pegunungan, ketinggian wilayah ini sudah diatas 500 m dpl dan sudah berbeda gambaran umum daerah tropis (panas, lembab, pengab). Udara terasa sejuk sampai dingin dan banyak turun hujan. Tumbuh-tumbuhan tropis, seperti padi, tebu, karet, kelapa - jumlah dan mutunya sudah sangat terbatas, malahan karet sudah tidak menghasilkan getah ? meskipun tumbuh.
(4). Wilayah Pegunungan Tinggi
Ketinggian di atas 1.000 m iklim sudah dingin dan di atas 4.200 m sudah terdapat salju, seperti di Pegunungan Jayawijaya. Pada ketinggian antara 1.000 ? 3.000 meter, jenis tumbuhan sudah sangat berkurang, sedangkan di atas 3.000 meter merupakan batas pohon, artinya pada ketinggian ini hanya semak dan rerumputan yang tumbuh.

Di pegunungan dengan ketinggian di atas 3.000 m juga merupakan wilayah hidrologis kering, sehingga tidak menunjang kehidupan satwa. Akan tetapi, apabila wilayah ketinggian di atas 3.000 meter ini merupakan dataran tinggi yang datar, bersalju, banyak rawa atau danau-danau, sungai, maka wilayah semak dan batas pohon itu merupakan wilayah yang penuh dengan burung dan binatang-binatang kecil lainnya.
Silakan login dulu untuk mengirim pertanyaan atau tanggapan.

Re: mungkin juga..
Tanggal: 2005/10/17 15:45 Oleh: Sapta Status:  
 
Kalo tujuannya buat Human Development menurut wilayah ketinggian ya "hampir gak bisa".

Sekarang data statistik kan berdasarkan administrasi daerah bukan wilayah.

Kecuali sudah bisa menentukan, wilayah administrasi tersebut (kel, kec, kab, prop, regional) termasuk dalam wilayah ketinggian apa atau bentuk medan apa? (dominasi wil. ketinggian).

Jadi yang penting, bagaimana memanfaatkan data yang ada kemudian menggunakan pendekatan apa.

Pendekatan pengwilayahan berdasarkan fisik, ada beberapa misal, wilayah pesisir, wilayah karst.

Leih tepat kalau wilayah ketinggian merupakan salah satu variabel wilayah analisis (fisik) HDI. Ingat Physical and/or Cultural Environment Interaction.
Silakan login dulu untuk mengirim pertanyaan atau tanggapan.

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com