Kalo ngomongin kesalahan peta baik dari akurasi maupun presisi, semuanya relatif, peta itu proyeksi 3-D bagian/keseluruhan muka bumi ke 2-D bidang datar,
Harusnya, peta itu syaratnya mempunyai bentuk, panjang dan luas yang sama (stlh punya sekala) seperti muka bumu, tapi 3 syarat itu gak bisa dipenuhi semuanya sekaligus, maksimal 2, (bisa kalo pake globe),
Buat orang yg gak tau, peta topografi terbitan Dittop-AD dengan Rupabumi terbitan Bakosurtanal pada suatu sekala dan wilayah yang sama akan beda, bisa2 salah satu peta itu disalahkan, padahal sumbernya beda, tahunnya beda,
Jadi, kalo membuat peta, pilih salah satu peta referensi yang akan dijadikan patokan buat peta-peta yang lain, mau inputtingnya pake digitizer, on-screen digit, GPS Receiver, Satellite Image, atau copy file dari pihak lain, yang PENTING NYAMBUNG !
Silakan login dulu untuk mengirim pertanyaan atau tanggapan.