|
Jumat, 20 Mei 2005 |
|
Buana Katulistiwa- Pengintegrasian keuangan memberikan kontribusi kepada rekonfigurasi spasial perusahaan, industri dan region dalam memunculkan perekonomian Eropa secara umum tapi kompleks. Namun, bagaimana manfaat geografi ekonomi? Betulkah dalam urusan ini geografi menjadi tidak akan berlaku, sebagaimana diungkapkan geografer Richard O'Brien 15 tahun lalu dalam kasus integrasi Uni Eropa? |
|
|
Selasa, 17 Mei 2005 |
|
Buana Katulistiwa- Tujuh pulau di Karimunjawa konon sedang "digarap" oleh perusahaan properti asing VA Real Estate untuk disewakan untuk tujuan kepariwisataan di wilayah itu. Ada yang lacur mengecam dengan menuding rencana ini sebagai upaya untuk menjual wilayah Indonesia, tapi sebagian lain merestuinya sebab hanya menyewa saja, daripada mubazir. |
|
|
Rabu, 27 April 2005 |
Buana Katulistiwa - Bagi mereka yang tinggal di wilayah badai di pantai timur Amerika Serikat (AS), atau bagi mereka yang menjual asuransi, saatnya kini untuk mengambil berbagai rencana menyusul ramalan akan munculnya badai di wilayah ini pada bulan Juli mendatang. |
|
|
Kamis, 30 Desember 2004 |
|
Buana Katulistiwa- Setelah diwacanakan sejak tahun anggaran 2002
oleh Kementerian Risat dan Teknologi, akhirnya Pulau Rempang,
Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dipilih sebagai pulau yang khusus
didedikasikan sebagai pusat kegiatan bisnis bioteknologi (bio- island). |
|
|
Selasa, 14 Desember 2004 |
|
Buana Katulistiwa- Setelah mencaplok Pulau Sipadan dan Pulau
Ligitan serta menjual pariwisata Kalimantan sebagai milik mereka,
negara-negara tetangga Indonesia rupanya tidak habis akal untuk
melakukan hal yang sama terhadap hal lain. |
|
|
Senin, 06 Januari 2003 |
|
Tulisan ini merupakan Ringkasan Eksekutif dari Tesis Program Studi Magister Manajemen
Agribisnis pada program pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor, dibawah bimbingan Dr. Ir. Ujang Sumarwan
MSc. Dan Ir. Arif Imam Suroso MSc. (CS). |
|
|
Selasa, 04 September 2001 |
|
Kerusakan lahan ataupun tanah telah lama diketahui oleh masyarakat umum, para pakar maupun para pengambil keputusan sejak lama. Kesadaran akan pentingnya perhatian terhadap kerusakan lahan/tanah ini sejalan dengan adanya revolusi hijau, populernya konsep Malthus yang menitik-beratkan akan dampak tekanan penduduk terhadap ketersediaan lahan bagi sektor pertanian yang dapat menjamin ketersediaan bahan pangan, sampai munculnya semacam & mulai pada pertengahan abad 20 ini. |
|
|
Jumat, 02 Pebruari 2001 |
|
Mengacu pada RTRW Kota Depok tahun 2000-2010, dengan laju pertumbuhan ekonomi rata-rata 10% per tahun, struktur ekonomi kota Depok sampai dengan akhir dekade 1990an bertumpu pada kelompok industri pengolahan, kelompok industri keuangan, persewaan dan jasa, dan kelompok industri perdagangan, hotel dan restoran. |
|
|
‹‹ Awal ‹ Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Selanjutnya › Akhir ››
|