Depan arrow Topik arrow Wisata arrow Wisatawan Internasional Tembus Pengeluaran 2 Miliar Dolar AS Sehari
Wisatawan Internasional Tembus Pengeluaran 2 Miliar Dolar AS Sehari Cetak E-mail
Rabu, 12 Juli 2006
Buana Katulistiwa- Pengeluaran wisatawan internasional kini menembus angka baru, yaitu rata-rata lebih dari 2 miliar dolar AS sehari, ungkap World Tourism Organization (WTO).

Sebuah estimasi yang dirilis oleh United Nation-World Tourism Organization (UN-WTO), dalam siaran persnya, Selasa (11/7) menyebut jumlah total pengeluaran dari wisatawan keseluruhan tahun 2005 adalah 682 miliar dolar AS, meningkat 49 miliar dolar AS atau 3,4 persen dari tahun sebelumnya.

Jika penerimaan transportasi penumpang luar negeri 130 miliar dolar juga dimaksukan dalam angka penerimaan ini maka jumlah ekspor pengeluaran lebih dari 800 miliar dolar AS. Angka ini menunjukkan 6 persen dari ekspor global barang dan jasa.

"Pengeluaran pengunjung tetap menunjukkan pertumbuhan yang kuat," kata Sekjen UNWTO Francesco Frangialli. "Memiliki kontribusi penting ekspor jasa global dan khususnya bagi keseimbangan perdagangan keseluruhan bagi pertumbuhan ekonomi."

Diantara benua yang ada, menurut Francesco Frangialli, Afrika meningkat 7,8 persen, sebuah kisah sukses yang sangat signifikan.

Benua-benua lain memberikan kontribusi bagi peningkatan penerimaan pengunjung ini, Eropa memberikan peningkatan kontribusi 19 miliar dolar AS hingga totalnya menjadi 347 miliar dolar AS (51 persen dari total dunia), Amerika meningkat 13 miliar dolar AS menjadi 145 miliar dolar AS (21 persen), Asia dan Pasifik meningkat 11 miliar AS menjadi 139 miliar dolar AS (20 persen), Timur Tengah meningkat 3 miliar dolar AS menjadi 29 miliar dolar AS (4 persen), Afrika meningkat 2 miliar dolar AS menjadi 21 miliar dolar AS.

Secara umum, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai benua, selain Afrika tertinggi dengan 7,8 persen dari periode yang sama setahun sebelumnya, di tempat kedua ditempati Timur Tengah (5,8 persen), Asia dan Pasifik (4,5 persen), Amerika (4,3 persen) dan Eropa (2,3 persen).

Sebagai perbandingan penerimaan, kedatangan wisatawan internasional meningkat 5,6 persen tahun 2005. Lagi-lagi Afrika mengalami pertumbuhan tercepat dengan peningkatan 10 persen, diikuti Timur Tengah (9,5 persen), Asia dan Pasifik (7,8 persen), Amerika (6,1 persen) dan Eropa (4,0 persen).(bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com