Depan arrow Topik arrow Wisata arrow Pariwisata Memperkuat Integrasi Eropa
Pariwisata Memperkuat Integrasi Eropa Cetak E-mail
Kamis, 06 April 2006
Buana Katulistiwa- Pariwisata diyakini memainkan peran penting dalam integrasi Eropa, karenanya negara-negara Eropa memerlukan kebijakan pariwisata bersama untuk menghadapi tantangan industri ini ke depan.

Upaya membuat kebijakan bersama pariwisata Uni Eropa ini menjadi pembahasan konferensi internasional Badan Pariwisata Dunia (WTO) di Vilnius, Lithuania, Maret lalu.

Seperti dilansir www.world-tourism.org, belum lama ini, sebanyak 300 orang delegasi yang mengikuti konferensi ini, sepakat untuk "Parwisata hari ini harus mengambil langkah baru menghadapi tantangan berskala luas, termasuk terorisme, bencana yang tak terduga atau persebaran epidemi penyakit".

Dan, dalam konteks Eropa, disepakati bahwa "Dalam menjawab tantangan itu, sebagaimana terjadi peningkatan persaingan dari wilayah lain, negara-negara Eropa harus menyusun formula kebijakan pariwisata Eropa".

Ini merupakan salah satu dari kesimpulan penting konferensi yang diikuti empat menteri Lithuania dipimpin Algirdas Mykolas Brazauskas.

Eropa merupakan pasar regional terbesar inbound dan outbound, lebih dari 50 persen penerimaan wisatawan dunia ada di sini. "Sektor pariwisata bukan hanya generator bagi kesejahteraan dan kontributor utama bagi GNP Eropa, tapi ia juga erat kaitannya dengan aspek ekonomi dan sosial," kata pernyataan dalam konferensi ini.

Sebagaimana pariwisata dapat menjadi "pemain penting dalam integrasi Eropa, pada saat itu konstruksi Uni Eropa menghadapi tantangan".

Destinasi wisata memperoleh keuntungan akibat transportasi yang semakin baik, khususnya atas pertumbuhan penerbangan dengan harga murah. Prosedur perbatasan diharapkan lebih sederhana bagi wisatawan, termasuk pelayanan kesehatan dan budaya pelayanan yang semakin baik.

Namun diantara berbagai tantangan, delegasi mencatat, peranan tenaga kerja yang ahli, kompetisi harga, kualitas dan pengantarannya.

Kebijakan kohesi Uni Eropa 2007-2013 dibuat untuk mendukung pembangunan pariwisata berkelanjuran, yang disepakati untuk tujuan jangka panjang bagi pemberdayaan pariwisata intra-regional. (ss)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com