|
Buana Katulistiwa - Menurut hasil survey Departemen Tenaga Kerja AS, para perawat dan pekerja medis lainnya telah menjadi korban sekitar 5000 tindak kekerasan pada tahun 2004. Sebagai salah satu solusinya, sebuah perusahaan IT di AS menerapkan sistem pelacakan yang langsung dapat dipantau oleh aparat keamanan secara real-time.
Ekahau Inc, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang IT dan jaringan yang bermarkas di AS memiliki sistem pelacak yang dinamakan Real-Time Location System (RTLS). Sistem tersebut memiliki kemampuan pelacakan personal yang berintegrasi dengan jaringan Wi-Fi yang sudah beroperasi di berbagai rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Menggunakan software dan hardware RTLS buatan Ekahau, pihak pengelola dan petugas keamanan rumah sakit dapat melacak keberadaan para dokter dan perawat melalui situs intranet yang didukung jaringan tanpa kabel (wireless).
Dalam situasi darurat, karyawan rumah sakit yang memakai kartu Ekahau tersebut dapat menekan tombol alarmnya (dinamakan panic button atau tombol panik) untuk memanggil bantuan. Sinyal alarm dapat dikirim ke monitor petugas keamanan secepat mengirim SMS, sehingga pertolongan dapat diberikan dengan cepat dan tepat. Sistem tersebut sudah digunakan di berbagai rumah sakit untuk melindungi keselamatan pegawainya, seperti Tuusula Hospital di Finlandia, Arras Central Hospital di Prancis Utara dan Mayores Hospital di Calhorra, Spanyol.
Melacak Orang Hingga Peralatan
Namun, ternyata bukan hanya orang yang perlu dilacak keberadaannya. Dalam siaran pers www.ekahau.com kemarin (14/2), rumah sakit di AS yang kesibukannya tinggi ternyata juga memerlukan sistem untuk melacak keberadaan peralatan kesehatannya, mulai dari peralatan canggih seperti alat pompa jantung, hingga dipan dan kursi roda.
Hal ini dilatarbelakangi oleh laporan Kantor Keuangan Pemerintah AS belum lama ini yang menyebutkan bahwa lebih dari setengah peralatan rumah sakit pemerintah telah hilang atau dicuri. Pelacakan wireless dapat menjadi solusi yang berdampak signifikan kepada efisiensi anggaran fasilitas kesehatan. Dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap lokasi peralatannya, pengelola rumah sakit dapat mengurangi pengeluaran untuk menyewa peralatan yang berlebihan, sehingga dapat menggunakan anggaran mereka lebih untuk kepentingan perawatan pasien.
Eisenhower Army Medical Center adalah rumah sakit pemerintah yang sudah menggunakan RTLS Ekahau tersebut, sehingga stafnya dapat secara terus menerus memantau lokasi para petugas maupun peralatan medisnya. (qb)
Powered by AkoComment! |