Buana Katulistiwa - Berkutat dengan sistem navigasi sambil mengendarai mobil menyebabkan para pengemudi kehilangan konsentrasi terhadap jalan, menurut survey yang dirilis oleh Privilege Insurance di Inggris baru-baru ini.
Perusahaan asuransi tersebut dalam studi terbarunya telah menemukan bahwa teknologi canggih tersebut dapat lebih membahayakan daripada membuka peta sambil mengendarai mobil. Survey terhadap hampir 2000 orang dalam studi tersebut mengungkapkan bahwa 19 persen pengemudi yang menggunakan sistem navigasinya akan kehilangan konsentrasi, sedangkan 17 persen kehilangan konsentrasi ketika mengemudi sambil membaca peta.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (21/2) lalu, satu dari sepuluh pengemudi yang memiliki sistem navigasi di dalam mobilnya melakukan perjalanan tanpa repot-repot memprogram rute mereka terlebih dahulu, dan lebih dari setengahnya mengakui bahwa mereka lebih memilih melakukannya sambil mengemudi, dan tentunya mau tak mau harus beberapa kali mengalihkan pandangan mereka dari jalan.
Sekitar seperdelapannya bahkan tidak peduli untuk mengecek terlebih dahulu rute yang tidak mereka kenali, dan cukup mengandalkan teknologi tersebut untuk mengantarkan mereka sampai ke tujuan.
Survey tersebut mengatakan kebanyakan pengemudi yang menggunakan salah satu sumber navigasi tersebut sambil mengemudi dapat mengalihkan pandangan mereka dari jalanan selama 10 detik. Pada kecepatan 60 mil/jam (96,6 km/jam), jeda tersebut berarti sepanjang 3 kali lapangan bola.
"Penelitian kami menunjukkan bahkan peralatan navigasi satelit, bila dipergunakan dengan tidak semestinya, dapat membahayakan pengemudi," kata Ian Parker, Direktur Privilege.
November tahun lalu, perusahaan asuransi tersebut juga mengungkapkan bahwa 23 persen pengemudi di Inggris telah sangat terganggu konsentrasinya oleh obyek-obyek yang menarik perhatian di pinggiran jalan. Terutama oleh jejeran papan reklame dan lampu-lampu serta dekorasi natal, yang menyebabkan mereka sesaat menyimpang dari jalurnya. Yang menarik, studi tersebut juga menemukan bahwa 22 persen pengemudi pria mengaku teralihkan perhatiannya oleh wanita berpakaian minim yang terpampang dalam papan reklame. (qb)
Powered by AkoComment! |