|
Buana Katulistiwa - Setelah sempat ditunda Rabu, akhirnya pesawat antariksa NASA yang merupakan misi pertama dunia ke Pluto, diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Jum’at (20/1). Pesawat tanpa awak New Horizon yang diluncurkan dengan roket Atlas V-551, berpisah 42 menit setelah peluncuran, dan akan menempuh perjalanan ke Pluto dengan kecepatan hingga 75.000 kilometer (45.000 mil) per jam.
Sembilan jam setelah pelepasan, New Horizon melewati bulan. Diperlukan tiga hari bagi astronot Apollo untuk mencapai posisi yang sama dalam misi mereka tahun 1970-an. Jarak Pluto dari bumi yang harus ditempuh New Horizon adalah sekitar 4,9 miliar kilometer (tiga miliar mil).
Pesawat, dengan berat 455 kilo (1.000 pound) dan berukuran mobil kecil, menurut jadwal akan mencapai Pluto antara Juli 2015 dan Juli 2017. Mereka akan mengorbit enam bulan di Pluto dan mengumpulkan data dan gambar yang kemudian akan memerlukan empat jam dan 25 menit untuk ditransmisikan kembali dengan bumi.
NASA sempat dilanda cemas menunggu hingga peluncuran roket ini. Pada Rabu, pekan ini, angin kencang di Cape Canaveral menyebabkan penundaan peluncuran. Selama 24 jam kemudian, dari laboratorium Maryland diketahui adanya masalah lain yang berkait dengan tenaga pendorong, yang selanjutnya mengganggu peluncuran.
New Horizon juga akan mengirimkan informasi Charon, bulan terbesar Pluto, dan dua satelit lainnya.New Horizon, yang menelan biaya 650 juta dolar AS, pertama kali diusulkan pada tahun 2001.(ss)
Powered by AkoComment! |