Depan arrow Topik arrow Teknologi arrow Proyek Landsat: Landsat 7 akan mengantikan Landsat 5
Proyek Landsat: Landsat 7 akan mengantikan Landsat 5 Cetak E-mail
Jumat, 24 Pebruari 2006
landsat7 (sumber: www.nasa.gov)Buana Katulistiwa - NASA akan mengakhiri masa tugas Landsat 5. Perbaikan terakhir Landsat 5 dirancang hanya bertahan 3-5 tahun ke depan, yang diiringi kelegaan dari komunitas geospatial. Sejak peluncurannya pada tahun 1984, Landsat 5 telah mengalami banyak permasalahan, namun mampu bertahan selama 22 tahun.

Landsat 5 adalah bagian dari tujuh seri satelit yang diluncurkan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS). 1-4 pada dasarnya tidak berhasil dan Landsat 6 tidak pernah mengorbit, menurut Ron Beck, spesialis program informasi pada program satelit USGS.

Landsat 7 merupakan satelit terbaru dari Program Landsat pemerintah AS, hasil kerjasama dari USGS dan NASA, kini statusnya telah diubah menjadi status operational dari status experimental oleh Gedung Putih.

Landsat 7 terdiri dari dua satelit dan mengorbit mengelilingi Bumi selama 16 hari. Masing-masing satelit terpisah 8 hari. "Jadi jika salah satu dari mereka berada pada daerah anda, 8 hari kemudian akan ada satelit lagi yang akan melewati daerah anda", kata Ron Beck.

Meskipun Landsat 7 merupakan satelit terbaru dari proyek Landsat, bukan berarti Landsat 7 tidak mempunyai masalah, dikutip dari www.giscafe.com. Salah satunya adalah, panel surya yang dirancang oleh para teknisi dari USGS dan NASA mempunyai masalah dalam memperoleh sudut yang "pas" terhadap posisi matahari, karena masalah pengaturan orbit dari satelit tersebut terkait dengan sudut tangkapan panel surya terhadap sinar matahari, dimana energi matahari yang ditangkap panel surya dikumpulkan pada baterai dan kemudian diubah menjadi energi listrik.

Dengan berubahnya status Landsat 7, USGS mengeluarkan rilis pers pada tanggal pada 6 Februari 2006, mengumumkan anggaran dana yang diajukan ke pemerintah untuk tahun 2007 dengan jumlah lebih besar dari tahun sebelumnya.

Anggaran dana tersebut diajukan dan akan digunakan untuk melaksanakan mandat dari kebijakan energi 2005 AS, termasuk didalamnya assessment nasional terhadap sumber-sumber minyak, penelitian multidisiplin tentang lingkungan, pemeliharaan data geologi dan geofisika, serta sistem monitor dan sistem peringatan.

Ron Beck mengatakan bahwa, "membutuhkan 3-5 tahun untuk membuat satelit baru dan permintaan data datang terus-menerus, oleh karena itu penting untuk mengelola data satelit tanpa interupsi".

Menurut USGS meningkatnya jumlah anggaran biaya yang diajukan pada Proyek Landsat tahun 2007, karena berbagai bencana alam tahun lalu telah memperkuat kebutuhan USGS akan kebutuhan terhadap pengamatan bumi. Selain itu pengembangan Landsat 8, juga menjadi salah satu faktor bertambahnya jumlah anggaran tersebut. (bm)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com