Depan arrow Topik arrow Teknologi arrow Ketidaktersediaan Sistem Peringatan Tsunami di Samudera Hindia Berakibat Fatal
Ketidaktersediaan Sistem Peringatan Tsunami di Samudera Hindia Berakibat Fatal Cetak E-mail
Kamis, 30 Desember 2004
Negara yang terkena dampak tsunamiBuana Katulistiwa- Tidak adanya sistem peringatan dini tsunami di sekitar lautan Hindia setelah terjadinya gempa bumi dasar laut yang menyebabkan tsunami hebat hari Minggu (26/12) pagi, menjadi kerisauan berbagai kalangan.
    Sekjen Persemakmuran, Don McKinnon, dalam sebuah pernyataannya baru-baru ini menyatakan, jika jaringan pengamat gempa dan tsunami internasional tersedia, maka ribuan nyawa akan dapat terselematkan dari bencana itu. "Akan sangat berguna bila menginformasikan terlebih dulu kepada semua orang yang ada di sekitar Samudera Hindia mengenai apa yang sebenarnya terjadi," tambah McKinnon, seperti dilansir situs www.news.bbc.co.uk, 
    Padahal sistem yang sama telah ada di Samudera Pasifik semenjak lebih dari 50 tahun yang lalu. "Saya pikir banyak orang pasti akan bertanya-tanya kenapa orang-orang di Samudera Hindia tidak mengetahui hal-hal yang diketahui oleh orang-orang di Samudera Pasifik ketika tsunami dan gempa terjadi di sekitar tempat mereka berada," lanjutnya.
    Presiden Sri Lanka, Chandrika Kumaratunga, mengaku diperlukannya informasi mendalam yang memberitahukan efek-efek yang mungkin ditimbulkan oleh tsunami. Pendapat ini dikeluarkannya mengingat korban meninggal terbanyak terdapat di negara tersebut. " Kami tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Kemarin kami sangat lalai menanggapi hal ini," katanya.
    Kumaratunga juga mengatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan Perdana Menteri India, Manmohan Singh mengenai hal yang beliau sebut sebagai 'tragedi kita bersama'. "Saya sarankan agar wilayah Samudera Hindia membangun sistem pengamat bersama serta pengelolaan bencana untuk menanggulangi adanya gelombang pasang dan gempa," jelasnya. 

Serangan Dahsyat
    Para ahli Seismologi Australia berpendapat bahwa ketidaktersediaan sistem peringatan tsunami di Samudera Hindia telah memberikan dampak sangat buruk pada bencana hari Minggu (26/12) yang lalu. Mereka berkeyakinan dengan adanya jaringan pengamat seperti di Samudera Pasifik akan dapat menyelamatkan ribuan jiwa. Sistem peringatan internasional di Pasifik tersebut mengawasi adanya tanda-tanda gempa bawah laut secara konstan. Jika tanda-tanda gempa muncul, sistem akan memberitahukan ke pantai dan pulau-pulau di sekitarnya yang mungkin akan terkena dampaknya, sehingga rencana darurat dapat segera diberlakukan.
    Phil Cummins, ahli seismologi Government-funded Australia Research Organisation mengatakan sistem serupa (seperti di Pasifik - red) jika diterapkan di Samudera Hindia dapat memberi waktu beberapa area yang akan terkena tsunami untuk lebih 'menyiapkan diri' atas datangnya serangan gelombang dahsyat tersebut.
    Sementara David Booth, ahli dari British Geological Survey menegaskan, tidak ada alasan untuk Samudera Hindia tidak memiliki sistem peringatan gempa di wilayah tersebut. Dia menjelaskan bahwa lebih mudah untuk mendeteksi datang tsunami dibanding dengan gempa. " Alasannya karena gelombang seismic berjalan dengan sangat cepat, sedangkan gelombang tsunami lebih lambat sehingga ada waktu untuk memberi peringatan," lanjutnya. Booth juga menjelaskan bahwa di Jepang, sistem peringatan gempa yang ada sangat baik, misalnya kereta bawah tanah dapat langsung di non-aktifkan sesaat setelah terjadi gempa, dan di sekitar Pasifik, sistem peringatan tsunami yang ada sudah terbentuk dengan sangat baik.
    Bagaimanapun, untuk membuat sistem seperti itu memang dibutuhkan biaya yang tidak sedikit dan memerlukan kerjasama yang erat antar negara bertetangga di Hindia. Bagi negara berkembang, diperlukannya usaha keras untuk memperbaiki infrastruktur yang hancur terkena tsunami, merupakan faktor yang dapat menunjukkan rintangan sebenarnya untuk memastikan bahwa bencana seperti ini tidak terulang lagi. (da)
 

 



Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com