|
Buana Katulistiwa - Amerika Serikat memiliki 413 satelit di ruang angkasa untuk kepentingan pemerintah, pengecekan cuaca dan penyiaran musik pop terbaru, ungkap data baru, yang diberikan oleh Union of Concerned Scientists, dan dirilis, Rabu (Kamis WIB).
Inventarisasi itu meliputi detail satelit sangat rahasia yang dimiliki Pentagon, yang dari kegelapan mampu mengambil citra resolusi tinggi dari 12.000 mil.
“Sampai hari ini, publik umum tidak memiliki akses untuk mendapatkan informasi mengenai semua satelit aktif,” kata Dr Laura Grego, ahli astrofisik dari Cambridge, yang menjadi anggota tim yang dikirim untuk mengumpulkan informasi mengenai hampir 800 satelit aktif. “Tidak ada yang memiliki ruang angkasa, sehingga setiap orang memiliki hak untuk tahu apa yang terjadi di sana.”
Seperti dilansir kantor berita AP, Kamis (Jum’at WIB), bahan-bahan tersebut telah dikumpulkan dari perusahaan, akademisi, pemerintah dan pengamat satelit yang memiliki hobi menghabiskan malam mereka untuk mengamati angkasa.
Catatan kelompok ini melisting 21 detail berbeda mengenai masing-masing satelit dengan cakupan misi mulai dari prakiraan cuaca hingga transmisi musik, berita untuk perusahaan-perusahaan seperti Sirius Satellite Radio. Meskipun kontoversial, mereka juga mendata satelit mata-mata milik AS dan pemerintah lainnya.
Dengan jumlah 413 satelit, AS sejauh ini menjadi pemilik terbanyak satelit di dunia, yang kebanyakan di antaranya digunakan untuk komunikasi. Rusia, pada urutan kedua, memiliki jumlah total 87 buah. China memiliki 34. Jumlah ini dianggap bisa lebih banyak tergantung pada apakah satelit yang merupakan joint venture dimasukkan dalam hitungan.
Di AS, dengan alasan keamanan, fakta dan gambaran mengenai satelit “unclassified” harus dimintakan dengan ijin Air Force, dan hanya dapat diresdistribusikan dengan ijin dari Departemen Pertahanan.
The Union of Concerned Scientists menentang penggunaan satelit sebagai dasar pemanfaatan ruang angkasa sebagai target senjata dan senjata mematikan. Menurut mereka, itulah sebabnya perlunya pembuatan data publik untuk memulai dialog mengenai penggunaan ruang angkasa.
Kelompok ini beralasan untuk mengetahui hal ini – meskipun tidak semua – satelit karena peluncuran mereka merupakan kegiatan utama dan harus didaftar ke PBB. Bilamana satelit itu tidak didukung dengan garis edar yang tepat ini tidak akan memberikan kemampuan bagi seseorang untuk menemukan satelit setiap pergerakannya, database tidak memberikan informasi yang paling mendekati.
Sejauh ini, daftar database memuat 40 satelit militer terklasifikasi dan satelit pengawasan dengan nama seperti Mercury, Trumpet dan Orion yang merupakan milik National Reconnaissance Office, yang dibangun dan ditangani oleh satelit mata-mata Amerika Serkat. Nama-nama yang terklasifikasi didaftar hanya ketika diketahui, biasanya hanya aliasnya ditemukan.
Hasil inventaris juga mengungkapkan detail satelit 1 miliar dolar AS, yang dikenal “Misty-2”, termasuk harapan hidupnya lebih dari 5 tahun, dan tanggal peluncurannya 22 Mei 1999.
Grego menyebut pengamat satelit telah mendeteksi Misty-2 meskipun keberadaan satelit itu telah berupaya disamarkan di ruang angkasa. “Orang-orang ini ada di halaman belakang mereka setiap malam, dan mengetahui angkasa seperti punggung tangan mereka,” katanya.
Menurut Union of Concerned Scientists, satelit pengawasan beresolusi tinggi dapat membawa hingga 7 metrik ton bahan bakar roket, digunakan untuk membantunya membawa ke garis orbit baru atau mengoreksinya.
The National Reconnaissance Office sendiri telah menanyakan Departemen Kehakiman untuk investigasi miskinnya informasi seputar program Misty setahun lalu. Detail-detail investigasi telah dipublikasikan dalam laporan berita setelah tiga senator Demokrat secara mempertanyakan biaya program dan kegunaannya sepanjang perdebatan Senat.
Fakta mengenai satelit rahasia "Lacrose" juga termasuk dalam database. Informasi mengenai program itu terbongkar ke publik melalui insiden pada 2000 ketika National Reconnaissance Office mendistribusikan informasi itu melalui para pekerja mereka dengan meminta pekerjanya untuk merayakan peluncuran Titan IV. (ss) Powered by AkoComment! |