Depan arrow Artikel arrow Berita Dunia arrow China Sesalkan AS Tolak Kerjasama Antariksa
China Sesalkan AS Tolak Kerjasama Antariksa Cetak E-mail
Jumat, 07 April 2006
Buana Katulistiwa- China menyesalkan keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menolak kerja sama antariksa dengan China, kata pejabat badan antariksa China dalam pembicaraan dengan pejabat AS di Washington.

Sebuah pertemuan yang digelar Senin (Selasa WIB) dengan Pimpinan National Aeronautics and Space Administration Michael Griffin, Luo Ge mencoba mengingatkan betapa terbukanya AS ketika dia pertama kali mengunjungi negera ini tahun 1980-an dan tahun 1990-an.

Pentagon sebelumnya mempublikasikan program antariksa China merupakan ancaman potensial bagi sistem satelit yang sangat penting bagi supremasi militer AS.

"Saya kira sebuah negara, jika terbuka, akan memperoleh kemajuan, dan jika tertutup kemudian akan tertinggal," kata Luo seperti diberitakan AFP.

Dari tahun 1950-an dan 1970-an, kata dia, China merupakan masyarakat yang tertutup dengan laju pembangunan yang rendah. Pada tahun 1980-an, China mulai membuat hasil yang signifikan, begitu negara ini membuka diri. Hari ini, kata dia, "China sangat terbuka."

Ditanya apakah China tertarik bekerjasama dengan AS dan negara lain dalam pengembangan Stasiun Antariksa Internasional, Luo mengatakan, "Kami selalu tertarik, namun kami belum memiliki tiket."

Dia juga menekannya bahwa China bekerjasama dalam bidang antariksa dengan Eropa, Brasil, Nigeria dan Venezuela. Antariksa, katanya, "Investasi yang sangat berisiko", dan China "sebagai negara berkembang memiliki keterbatasan dana untuk mendanai lebih banyak program ambisius."

Menurut Luo, China telah menghabiskan sekitar 500 juta dolar AS per tahun untuk pembiayaan program antariksa, sementara NASA dalam tahun fiskal 2007 dimulai Oktober yang diajukan ke Kongres meminta 16,8 miliar dolar AS.

Luo juga menyebut China merencanakan misi antariksa tanpa awak, memulai misi orbital tahun depan, pendaratan tahun 2012 dan membaca sampel material luar angkasa ke bumi tahun 2017.

Dengan dua misi pesawat berawak sejauh ini, China menjadi negara peringkat ketiga, setelah AS dan Rusia yang mengirimkan manusia ke antariksa. (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com