Depan arrow Topik arrow Teknologi arrow China Memulai Pembangunan Proyek PLTA Jinsha yang Kontroversial
China Memulai Pembangunan Proyek PLTA Jinsha yang Kontroversial Cetak E-mail
Sabtu, 31 Desember 2005
Buana Katulistiwa- China, pekan ini, memulai pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) pertama dari empat proyek yang direncanakan pada sungai-sungai penting dan strategis, yang mengundang kontroversi akibat dampak lingkungan yang kemungkinan bisa ditimbulkannya.

Stasiun PLTA Xiluodu di Sungai Jinsha, yang merupakan salah satu dari anak sungai Yangtze antara barat daya Provinsi Sichuan dan Yunnan, akan terpasang kapasitas 12,6 juta kilowatt, tulis China Daily, seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (29/12). PLTA Xiluodu bernilai enam miliar dolar AS direncanakan akan beroperasi tahun 2015.

Proyek Sungai Jinsha, termasuk pembangunan tiga PLTA lainnya yaitu Xiangjiaba, Wudongde dan Baihetan, jika digabungkan akan mampu memiliki kapasitas 38,5 juta kilowatt. Energi yang dihasilkan empat proyek ini dua kali lebih besar dari proyek Tigs Ngarai (Three Gorges) di Sungai Yangtza, yang akan mencatatkan diri sebagai dam terbesar di dunia.

Proyek Jinsha dengan empat PLTA ini bernilai 24 miliar dolar AS, merupakan bagian dari ambisi China untuk memenuhi kebutuhan listrik barat-timur, yang akan mentransfer sumber daya air yang sangat kaya di barat daya ke provinsi-provinsi sebelah timur.

Sungai Jinsha rencananya akan dibendung pada tahun 2007, untuk tujuan proyek energi ini, tulis China Daily. Sementara itu pada pegiat lingkungan berpendapat bahwa bendungan Jinsha akan menimbulkan banyak kerusakan bagi lingkungan lokal, yang menyerang tumbuhan dan binatang serta akan menyebabkan hancurnya pertahanan banjir yang segera merusak tanah yang subur di sekitarnya.

Setahun lalu pembangun proyek ini mencoba untuk menentang sebuah permintaan dari State Environmental Protection Agency (SEPA) untuk menghentikan pembangunan bendungan ini. (ss)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com