Depan arrow Topik arrow Sosial arrow Menjelang World Summit, UNDP Terbitkan Human Development Report 2005
Menjelang World Summit, UNDP Terbitkan Human Development Report 2005 Cetak E-mail
Senin, 12 September 2005
Buana Katulistiwa - Lembaga PBB untuk Pembangunan, UNDP, pekan lalu telah mengeluarkan UNDP?s 2005 Human Development Report, sebuah laporan pembangunan manusia di seluruh dunia, yang akan dipakai sebagai acuan bagi pelaksanaan KTT PBB pekan ini.

Laporan yang disampaikan kepada para pemimpin negara dan pemerintahan sepekan sebelum pertemuan mereka di New York dalam suatu KTT PBB dalam rangka peninjauan kemajuan Millennium Development Goals (MDGs), menunjukkan bahwa secara global telah terjadi kemajuan namun diketahui beberapa negara juga mengalami ketertinggalan.

Laporan itu mengimbau adanya perubahan dramatis dalam pengumpulan dana global, perdagangan dan kebijakan keamanan untuk memenuhi janji yang telah dibuat komunitas internasional ketika para pemimpin dunia melakukan pertemuan serupa lima tahun lalu.

"Dunia memiliki pengetahuan, sumber daya dan teknologi untuk mengakhiri kemiskinan, tapi waktu terus berputar," kata Administrator UNDP Kemal Dervis, seperti dikutip dalam siaran pers PBB, pekan lalu.

Sekjen PBB Kofi Annan mengatakan bahwa Human Development Report 2005 memberikan apa yang harus ditempuh dalam pertemuan World Summit pada 14-16 September ini.

"Saya mengimbau semua negara untuk memperhatikan pesan waktu ini, dan memanfaatkan KTT untuk meluncurkan upaya global untuk mewujudkan visi ini menjadi realitas. Dan saya memuji ide-ide dan analisis dalam laporan ini untuk semua masyarakat, organisasi masyarakat, pemerintahan, parlemen dan badan-badan internasional yang bekerja untuk mencapai Millennium Development Goals," kata Annan.

Setiap tahun sejak 1990, UNDP mengeluarkan laporan pembangunan manusia yang dikerjakan oleh tim independen yang terdiri dari para ahli untuk mengeksplor isu-isu penting global. Jaringan para pimpinan akademik, pemerintah dan masyarakat memberikan kontribusi data, gagasan, dan pengalaman terbaik untuk mendukung analisis dan proposal yang diterbitkan dalam laporan ini. The Human Development Report 2005 diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh Oxford University Press.

Laporan ini telah dikirimkan kepada para pemimpin dunia yang berjumlah 191 negara di PBB dalam mempersiapkan World Summit 2005, pertemuan terbesar para pemimpin negara dan pemerintahan. KTT ini akan memberikan penilaian kemajuan dan merekomendasikan rencana aksi dalam kerangka MDG?s, yang dideklarasikan dalam Deklarasi Milenium dalam pertemuan di PBB tahun 2000. MDG?s mencakup ikrar untuk mengurangi 50 persen kemiskinan kronis, mengurangi dua pertiga angka kematian anak dan bebas pendidikan dasar umum mulai 2015.

Di London, PM Inggris Tony Blair menyambut laporan ini sebagai peringatan yang tepat waktu dan kuat dengan tantangan biaya pembangunan manusia. "Dengan 10 tahun hingga 2015 sebagai target MDG?s, kita perlu menjadikan dekade ke depan sebagai dekade pembangunan, sebuah dekade yang membawa kita kepada ikrar yang dibuat pada Deklarasi Milenium. Saya menerima Human Development Report ini sebagai persiapan kita menghadapi visi masa depan."

Laporan itu mengatakan ada tendensi bahwa janji Deklarasi Milenium tidak akan dapat terlaksana.

"Deklarasi milenium adalah janji untuk membebaskan para pria, wanita dan anak-anak dari kondisi yang hina dan kondisi dehumanisasi akibat kemiskinan kronis," begitu catatan Kevin Watkins, pimpinan penyusun laporan ini yang juga Direktur pada Kantor Human Development Report. "MDG?s merupakan Catatan Janji, yang ditulis oleh 189 pemerintahan untuk dunia orang miskin. Catatan itu akan mencapai waktu perjanjiannya kurang 10 tahun lagi, namun jika tanpa investasi dan keinginan politik hal itu akan kembali mendapat stempel 'dana tidak cukup'."

Catatan pembangunan manusia pada tahun 1990-an.

Kemajuan

  • 130 juta orang terangkat dari kemiskinan kronis
  • 2 juta lebih sedikit kematian anak dalam satu tahun
  • 30 juta lebih anak-anak bersekolah
  • 1,2 miliar orang memiliki akses ke air bersih

Kekurangan

  • 2,5 miliar orang masih tetap hidup dengan penghasilan kurang dari 2 dolar AS per hari, pengurangan kemiskinan menurun pada 1990-an
  • 10 juta kematian anak dapat dicegah setiap tahun
  • 115 juta anak-anak tetap keluar dari sekolah
  • Lebih dari 1 miliar orang masih belum memiliki akses kepada air yang sehat, dan 2,6 miliar orang kurang memiliki akses kepada pemeliharaan kesehatan.

Dengan menggunakan data paling akhir negara, laporan itu menunjukkan bahwa pembangunan manusia mengalami peningkatan tapi terlalu lambat untuk dapat mencapai target waktu MDGs. (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com