Depan arrow Topik arrow Sosial arrow Geografi Transportasi, Laporan dari Kongres Geografi Internasional
Geografi Transportasi, Laporan dari Kongres Geografi Internasional Cetak E-mail
Jumat, 06 Mei 2005
Buana Katulistiwa- Sekitar 2000 geografer dari seluruh dunia berkumpul dan saling membagi gagasan dan visi berbagai penelitian dan isu lain yang terkait dengan disiplin ilmu ini. Dan untuk pertama kali dalam 40 tahun, kongres International Geography Union (IGU) mengambil tempat di Glasgow, Skotlandia pada Agustus 2004 lalu.

Tema Kelompok Penelitian Geografi Transportasi, merefleksikan Kongres IGU kali ini secara menyeluruh, yang disebut keberlanjutan (sustainability). Bersamaan dengan ini, penerimaan kertas kerja dibagi dua: keberlanjutan aktivitas transportasi dari seluruh dunia, dan keberlanjutan dari geografi transportasi itu sendiri sebagai sebuah subdisiplin ilmu geografi.

Berikut adalah garis besar penelitian yang disampaikan berbagai delegasi, sebagaimana dipublikasikan dalam Journal of Transport Geography, Volume 13, Issue 1, Maret 2005 lalu.

Richard Knowles dan Lisa Davidson (Universitas Salford, Inggris) mempresentasikan penelitian dari Greater Manchester mengenai efektivitas dari Bus Quality Partnership, sebuah peraturan yang dirancang untuk mencegah dampak negatif dari persaingan bebas di jalan. Lebih dari 40 tahun, bus masih menjadi transportasi publik yang utama di Inggris, di luar pusat kota London.

Bush Quality Partnerships- sebuah kesepakatan antara pemegang otoritas jalan raya dan operator bus untuk memberikan akses bus prioritas dan menginvestasi pada bus berkualitas tinggi ? hasil pendahuluan menunjukkan bahwa Bus Quality Contracts, waralaba atau jenis "pengontrol kompetisi" diperlukan untuk peningkatan pemakaian bus, mendorong pergeseran dan mengurangi persoalan lalu lintas.

David Bole (Slovenian Academy of Arts) juga memfokuskan diri pada transportasi bus, mengaplikasikan beberapa teknik model pendekatan untuk menganalisis perubahan struktur dari transportasi umum di Ljubljana. Variabel termasuk jumlah kepemilikan kendaraan, pergeseran jenis angkutan, perubahan tenaga kerja dan aturan tarif angkutan. Paper yang disajikan mendiskusikan bagaimana peningkatan kesejahteraan dan akses kepada Uni Eropa, Slovenia sendiri telah menunjukkan trend penurunan penggunaan transportasi umum sebagaimana pengalaman negara Uni Eropa lainnya.

Matej Gabrovec (Slovenian Academy of Sciences and Arts) membangun analisis bagaimana struktur baru regulasi bus di Slovenia didisain untuk memaksimalkan keberlanjutan dan aksesibilitas dan keberlanjutan dari transportasi bus di negaranya.

Tomasz Komornicki (Polish Academy of Sciences) memberikan perhatian pada dampak liberalisasi dan peningkatan kesejahteraan di negara blok Timur. Meskipun Polandia memiliki pengalaman tertumbuhan kepemilikan kendaraan tertinggi di Eropa, penelitian menunjukkan implikasi spasial dari perkembangan ini. Tomasz memfokuskan diri pada diversifikasi regional dari motorisasi pada level county dalam terminologi volumenya, struktur dan dinamika, menyatakan beberapa perbedaan penting.

Dengan memberikan bentuk perkotaan yang utuh pada Republik Demokratik Jerman, para perencana dan pembuat kebijakan berharap sejak 1990-an bahwa dengan pemeliharaan struktur perkotaan dari sistem keberlanjutan transportasi dapat berkembang dan menjadi contoh kasus praktis yang terbaik untuk wilayah Barat. Bagaimanapun, realitas menunjukkan dengan cepat pola penggunaan tanah dan perjalanan dibangun sepanjang garis Barat, dengan suburbanisasi dari tempat perbelanjaan dan perumahan membawa kepada ketergantungan kendaraan.

Martin Lanzendorf (Centre for Environmental Research Halle-Leipzig) meneliti kekuatan yang mendasari dorongan perubahan ini, termasuk jumlah "faktor yang hilang" seperti kepemimpinan kebijakan dan pencitraan ulang transport umum yang dapat meminimalkan pergeseran kendaraan.

Masih berkaitan dengan Jerman, Willi Loose, Mario Mohr dan Claudia Nobis (German Aerospace Center) mendiskusikan peran komponen sharing kendaraan dalam mempromosikan keberlanjutan transport.

Meskipun kendaraan sharing demikian berkembang, hanya 0,1 persen dari penduduk yang memiliki ijin mengemudi di Jerman dalam inisiatif sharing kendaraan. Makalah mereka mempresentasikan hasil dari survei komprehensif rumah tangga, mengindikasikan berbagai penghalang pembangunan inisiatif sharing kendaraan.

Holger Dalkmann (University of Duisburg, Germany) memfokuskan diri pada dampak the European Directive on Strategic Environmental Assessment, yang mana mengharuskan anggota Uni Eropa mengintegrasikan aspek lingkungan lebih awal pada proses perencanaan mereka dibanding kasus yang terjadi saat ini. Mengikuti presentasi pada peran legislasi, Holger meninjau kembali perbedaan interpretasi nasional, ancaman dari kesuksesan implementasi, dan bagaimana hal itu bisa meluaskan perspektif ketahanan meliputi aspek sosial dan ekonomi.

Dua makalah menganalisas dampak politis pada transport tingkat nasional dan skala regional. Clive Charlton (Universitas Plymouth, Inggris) menelusuri dan mempertanyakan evolusi dari peningkatan dan perluasan "sukarela", "sektor ketiga" pada sistem rel di Inggris dalam bagian kerjasama masyarakat bagi pemanfaatannya. Kemungkinan lebih dari mode angkutan lain, jalan kereta api memiliki ketertarikan masukan yang kuat dari dukungan dan antusiasme, dengan meluasnya kelompok pengguna rel lokal.

Validitas dan kontribusi potensial dari kerjasama komunitas pengguna rel mendapat penghargaan yang lebih luas. Makalah meninjau potensi pengembangan berbagai tanggapan untuk manajemen garis cabang perkotaan, termasuk beberapa dari penanganan micro-franchise, dan bagaimana peningkatan sektor ketiga sistem rel yang dibuat dengan perdebatan yang lebih luas mengenai desain kebijakan dan implementasinya. (mg)

Komentar
Oleh Alamat e-mail dilindungi dari bot spam, anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihat alamat ini pada 2006-04-12 03:21:10
so what gitu lho
Maksudnya
Oleh Ronda pada 2006-04-12 09:53:32
 
apaan sih?? :?
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com