Depan Topik Sosial Geografer: Migran Bukan “Ancaman atau Korban”
|
Geografer: Migran Bukan “Ancaman atau Korban” |
|
|
|
Jumat, 02 Desember 2005 |
|
Buana Katulistiwa- Richard Black, Profesor Geografi Manusia yang juga Pembantu Direktur pada Sussex Centre for Migration Research, sebuah pusat penelitian interdisiplin pada School of Social Sciences and Cultural Studies, menentang pemikiran yang menyebut migran dan pengungsi sebagai “ancaman atau korban”.
Dalam kuliah pertama profesorialnya pada Oktober lalu yang dia beri judul “Migrants, refugees and public policy”, Richard menantang pandangan stereotip konvensional yang diberikan kepada migran dan para pengungsi sebagai “ancaman atau korban”. Seperti dilansir www.sussex.ac.uk, dia berpendapat bahwa mereka adalah manusia yang aktif membuat pilihan-pilihan kehidupan mereka.
Dia juga menunjukkan migrasi telah memberikan keuntungan bagi penerimaan negara dan memberikan sumbangan signifikan sekitar 100 miliar dolar AS (estimasi terbaru), kepada negara-negara miskin.
Pandangan-pandangan Richard dengan jelas menjelaskan bagaimana penelitian dapat membantu dan mendorong secara positif perubahan kebijakan, dengan menjelaskan pekerjaannya pada kantor European Commission and the Department for International Development (DFID).
Selain itu dia memberikan catatan bagaimana pada dekade lalu kebijakan publik di Inggris dan Pemerintahan AS dan di organisasi-organisasi trans-nasional seperti Bank Dunia, dibuat berdasarkan kerja akademik.
Professor Russell King, orang yang merekrut Richard ke Sussex 10 tahun lalu, bersyukur atas keberadaan Richard yang dia sebut sebagai “satu dari yang terbaik yang telah dihasilkan Sussex”. (ss) Powered by AkoComment! |
|
|
|
|
|