Depan arrow Artikel arrow Berita Dunia arrow Bush-FoxTekan Kongres untuk Setujui Imigran
Bush-FoxTekan Kongres untuk Setujui Imigran Cetak E-mail
Jumat, 31 Maret 2006
Buana Katulistiwa- Bersama dengan Presiden Meksiko Vicente Fox, Presiden Bush melakukan tekanan kepada Kongres, Jum'at (31/3) untuk membuka pintu bagi pekerja imigran di AS, untuk mengisi pekerjaan bergaji rendah di AS, untuk mencegah masuknya imigran secara diam-diam di sepanjang perbatasan.

"Kami tidak ingin masuk diam-diam ke negara kami untuk mengisi pekerjaan yang tidak dilakukan oleh orang-orang Amerika," kata Bush pada akhir pertemuan pribadi dengan Fox. "Kami ingin mereka datang mengikuti aturan yang sudah ada," kata Bush, seperti dilansir AP.

Pertemuan antara pemimpin Meksiko dan AS terjadi pada hari pertama dari dua hari pertemuan KTT Amerika Utara yang juga diikuti PM Kanada Stephen Harper. Harper, bertemu dengan Bush pertama kali sejak dua bulan lalu saat dia berjanji akan membangun kerja sama yang kuat dengan Washington dalam persoalan Irak.

Namun dia tetap menentang kebijakan tarif yang diberlakukan oleh AS atas produksi kayu Kanada.

Debat mengenai masalah keimigrasian di AS menjadi debat hebat di Senat AS sepanjang pekan lalu, menyusul berbagai aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para pekerja di berbagai kota di AS. Kebijakan imigrasi baru diyakini akan berdampak pada 6 juta orang Meksiko yang tinggal secara ilegal di AS - sekitar setengah dari jumlah itu diduga telah masuk ke AS dengan cara disusupkan dari negara-negara lain, untuk mencari kesempatan baru yang belum mereka dapatkan di dalam negeri mereka.

Para demonstran bahkan menyebut-nyebut bahwa inilah saatnya para imigran yang berasal dari Meksiko dan asal negara di sekitar Amerika Latin lainnya untuk mengambil gerakan serupa seperti yang sebelumnya dilakukan kelompok kulit hitam berhasil memperjuangkan anti-diskriminasi.

Bush menekan program pekerja asing akan mendorong pada orang asing yang bekerja pada pekerjaan bergaji rendah untuk tinggal sementara, yang mana Fox mengatakan, langkah ini merupakan langkah pertama diantara bentuk lainnya untuk melegalkan seluruh pekerja ilegal Meksiko.

"Masalahnya ada di Kongres AS dan di sanalah kebijakan akan dibuat," kata Fox. "Ini bukan lagi antara Presiden Bush dan Presiden Fox."

Kedua pemimpin ini mencoba menyatukan pandangannya dalam debat ini. "Saya katakan kepada presiden (Fox) bahwa ada proses legislatif yang sedang berlangsung sekarang," kata Bush. "Dan hal itu tampak seperti penghalang bagi sebagian, tapi begitulah kerja demokrasi kami."

Bush menambahkan, "Saya optimis bahwa kita akan menemui keberhasilan." (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com