|
Buana Katulistiwa - Para peneliti dari Human Early Learning Partnership (HELP) di University of British Columbia (UBC) telah merampungkan Atlas Pertumbuhan Anak yang pertama di dunia. Atlas tersebut memetakan faktor-faktor resiko yang dihadapi oleh anak-anak.
Hal ini membuat British Columbia (BC) menjadi satu-satunya daerah di dunia yang memiliki atlas yang dapat menunjukkan sekilas kaitan antara pola kerentanan anak-anak dan kondisi sosial ekonomi di seluruh distrik lingkungan dan sekolahnya.
Atlas Pertumbuhan Anak BC menunjukkan faktor-faktor yang berkombinasi dalam mempengaruhi pertumbuhan dini anak dan berfungsi sebagai alat kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak. Kerentanan anak diukur melalui kesiapan sekolah, mengingat tahap pertumbuhan ini sangat penting bagi kesuksesan mereka (anak-anak) di masa yang akan datang.
"Melalui atlas tersebut dapat terungkap bagaimana lingkungan yang berbeda menghasilkan taraf perkembangan yang berbeda pula bagi anak-anak," kata Clyde Hertzman, Direktur HELP dan Canada Research Chair in Population Health and Human Development dalam siaran pers yang dilansir www.ubc.ca minggu lalu. Selanjutnya ia mengatakan bahwa atlas tersebut dapat membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kebijakan tentang bagaimana cara memajukan pengembangan anak yang sehat.
Hertzman adakah seorang epidemiolog yang memimpin daerah tersebut dalam menerapkan Early Development Instrument(EDI), sebuah metode yang dapat mengukur kesiapan sekolah anak dalam lima bidang pengembangan: kesehatan dan kesejahteraan fisik, kompetensi sosial, kematangan emosi, pengembangan bahasa dan daya tangkap, serta komunikasi dan pengetahuan umum. EDI dibuat berdasarkan evaluasi para guru terhadap sekitar 44.000 anak di hampir semua taman kanak-kanak di BC.
 B.C. Child Development Atlas (sumber: www.ubc.ca)
Peta-peta dengan simbol warna dalam atlas tersebut menggabungkan EDI dan data sensus BC untuk melihat variabel mana diantara 1000 variabel sosial-ekonomi yang memiliki kaitan kuat dengan pola kerentanan lingkungan pada anak-anak TK.
"Sekarang kami telah memiliki data dengan jumlah yang luar biasa untuk melihat apa yang sedang terjadi di masyarakat," kata Paul Kershaw, penulis utama dari atlas tersebut yang juga adalah Asisten Profesor di HELP. "Atlas tersebut dapat memberitahu semua orang bagaimana mereka telah membesarkan anak-anaknya selama ini, dan juga bagaimana kita sebagai masyarakat, dan negara, dapat berbuat lebih baik lagi." (qb)
Powered by AkoComment! |