|
Buana Katulistiwa-Menteri-menteri energi negara-negara kelompok delapan (G8) mempertegas pentingnya pembangunan lebih luas bagi penggunaan energi nuklir untuk menjawab teka-teki kebutuhan energi dunia dalam jangka panjang, kata Presiden Rusia.
?Bagi Negara-negara ini ada harapan pembangunan berskala luas bagi energi nuklir yang aman dan terjamin dalam jangka panjang, serta mendukung diversifikasi lingkungan pasokan energi,? ungkap pernyatan menteri-menteri energi G8 dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Rusia setelah pertemuan di Moskow.
Rusia merupakan pemimpin rotasi kelompok G8 saat ini.
Pernyataan itu menggarisbawahi diversifikasi ? sumber daya energi, pemasok dan konsumen sebagaimana metode dan jalur pengiriman ? sangat penting untuk menjamin kebuhtuhan energi.
Seperti dilansir AP, Jumat (17/3), komunike yang berjumlah 11 poin dikeluarkan setelah G8 membahas pengembangan teknologi energi baru tapi menyebut juga bahwa bahan baker fosil seperti minyak, gas dan batubara ?akan tetap menjadi basis industri energi dunia untuk sedikitnya pertengahan pertama abad 21?.
Dan hal ini mengharapkan pendekatan orientasi pasar untuk pasokan energi sebagaimana ?investasi signifikan? dalam produksi, transportasi dan proses sumber daya energi.
Upaya pemakaian energi nuklir secara besar-besaran sebelumnya mendapat serangan setelah pejabat Uni Eropa juga menyatakan akan melakukan upaya yang sama setelah langkah yang ditempuh oleh AS dan Rusia.
?Sulit untuk membayangkan bagaimana pandangan energi nuklir bagi Negara-negara G8 ini. Masalahnya ini tetap sulit untuk dicapai karena ini tetap masalah controversial,? kata Andris Pielbalgs, komisioner Uni Eropa untuk energi. (ss)
Powered by AkoComment! |