|
Buana Katulistiwa- Iran, Rabu (12/4) ini menolak permintaan Rusia untuk melakukan pengayaan uranium di negaranya, dan menegaskan kembali bahwa program nuklir Iran tidak akan dapat dihentikan.
Seperti dilansir Reuters, Iran mengumumkan bahwa mereka telah melakukan pengayaan uranium tingkat rendah untuk stasiun pembangkit tenaga nuklir, yang menyebabkan negara ini berhadapan dengan Barat dan Dewan Keamanan PBB yang meminta dihentikannya produksi uranium itu.
Rusia menyampaikan sebuah pengumuman "sebuah langkah dalam arah yang keliru" namun Iran menolak untuk bekerja sama.
"Kegiatan nuklir Iran seperti air terjun yang sudah mulai mengalir. Tak bisa dihentikan," kata pejabat senior Iran yang tak bersedia disebut namanya kepada Reuters.
Juru bicara Menlu Rusia seperti dikutip kantor berita Itar-Tass, menyebut Teheran harus menghentikan upaya pengayaan uranium.
Iran sendiri telah mencoba untuk meyakinkan Dewan Keamanan PBB dan masyarakat dunia bahwa upaya pengayaan uranium mereka hanya untuk stasiun pembangkit nuklir tujuan damai bukan sebagai senjata.
Iran sendiri sebenarnya mengharapkan Moskow sebagai kunci bagi kegiatan nuklir mereka, dan pejabat Iran sangat yakin bahwa DK PBB tidak akan mengambil langkah aksi apa-apa untuk melawan Iran karena veto dari Rusia.
Rusia membantu pembangunan stasiun nuklir pertama Iran di Bushehr, dan perusahaan Rusia membantu eksplorasi ladang minyak Anaran di bagian barat Iran.(bj)
Powered by AkoComment! |