Depan arrow Artikel arrow Berita Dunia arrow China-Rusia Bertemu Bahas Iran
China-Rusia Bertemu Bahas Iran Cetak E-mail
Selasa, 16 Mei 2006
Buana Katulistiwa- Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia dan China bertemu di Beijing, Selasa (16/5), untuk membahas program nuklir Iran.

Kedua negara ini memiliki hak veto pada Dewan Keamanan PBB dan menghadang kekuatan Barat untuk memberlakukan resolusi terhadap Iran, negara eksportir minyak terbesar keempat di dunia, atas kegiatan pengayaan uranium.

"Kami sangat berbahagia hari ini menyambut saudara tua kami," kata Menlu China Li Zhaoxing menyambut konterparnya Sergei Lavrov pada awal pertemuan, seperti diberitakan Reuters.

Dia mengatakan keduanya juga akan mempersiapkan pertemuan pada pertemuan puncak Shanghai Cooperation Organization (SCO) pada pertengahan Juni.

Pada pertemuan para Menlu SCO, Selasa, kelompok negara-negara Asia Tengah Soviet yakni Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Uzbekistan dengan China dan Rusia, bersama-sama bermaksud untuk mencari jawaban atas isu Iran.

Iran mengatakan penolakan segala permintaan untuk menghentikan riset nuklir, yang dikhawatirkan pihak Barat akan dijadikan alat untuk memproduksi senjata. Teheran menyebut, program itu murni hanya untuk membangkitkan listrik.

Uni Eropa mengatakan siap untuk berbagi teknologi nuklir sipil dengan Iran jika Iran menghentikan pengayaan uranium, namun inisiatif ini sepertinya ditolak oleh Teheran. (bj)

Komentar
isu tentang pengayaan uranium iran
Oleh Alamat e-mail dilindungi dari bot spam, anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihat alamat ini pada 2006-05-29 02:02:17
kenapa tidak boleh iran melakukan pengayaan uranium!!!! sedangkan kita sudah ketahui sendiri bahwa pengayaan itu sendiri bertujuan untuk pembangkit listrik.peminopolian ilmu pengetahuan dan sikap arogansi para dunia barat yang menjadikan dunia ini hancur!!!!.mengapa itu harus dilarang!!!jika penagayaan nuklir iran tidak boleh berarti seluruh dunia harus menghentikan semua kegiatan sumber tenaga nuklir!!.bagai mana sih katanya penjunjung tinggi HAM!!! masa sih melanggar sendiri!!!! :eek yang pasti itu adalah otoritas mereka dan mereka berhak atas pengayaan uranium.seharusnya kita menghargai atas usaha mereka dan kerja keras mereka dalam mendapatkan cara pdalam pengayaan uranium!!!
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com