Depan arrow Topik arrow Politik arrow Suka Cita Pengibaran Bendera Baru Zanzibar
Suka Cita Pengibaran Bendera Baru Zanzibar Cetak E-mail
Sabtu, 15 Januari 2005
Buana Katulistiwa- Zanzibar mengibarkan bendera barunya sebagai bagian dari peringatan Revolusi Samudera Hindia ke-41.
    lokasi tanzaniaUntuk pertama kalinya dalam empat dekade, kepulauan yang merupakan tempat kelahiran dan masa kecil musisi rock ternama Freddy Mercury ini memiliki bendera sendiri sejak bergabung bersama Tanganyika membentuk Tanzania tahun 1964.
    Pemerintah Zanzibar menekankan bahwa dengan bendera baru ini tidak berarti mereka akan mendirikan negara sendiri.
    Tetapi koresponden BBC, Ally Saleh, dalam situsnya mengatakan bahwa rakyat Zanzibar sangat bergembira karena menjadi simbol bagi identitas mereka yang terpisah dengan Tanzania.

Protokol Rumit
    "Diperkenalkan oleh Presiden Amani Abied Karume pada hari minggu, bendera ini berpengaruh besar pada polotik Zanzibar, sebagai kepulauan yang sudah memiliki parlemen, eksekutif, sistem hukum dan lagu kebangsaan sendiri," demikian Saleh.
    "Tetapi protokol pengibaran bendera itu sangat rumit," tambah Saleh.
    Bendera ini tidak bisa berkibar sejajar dengan bendera negara lain dalam forum internasional seperti PBB atau Uni Afrika karena Zanzibar belum menjadi negara mandiri, demikian laporan surat kabar Tanzania, Guardian.
    Dengan warna biru, hitam dan hijau, dipadu dengan bendera Tanzaia di sudut atas, desain bendera ini tidak diterima oleh semua pihak.
    Oposisi Front Sipil Bersatu (Civic United Front, CUF) yang memiliki anggota yang menginginkan pemisahan dengan daratan utama Tanzania menyayangkan penyertaan bendera Tanzania dalam bendera Zanzibar.
    Dalam Akta Persatuan 1964 ? setelah revolusi ? Zanzibar memiliki status semi-otonom, memiliki presiden sendiri. Juga mendapatkan keuntungan dari ekonomi dan politik dari daratan utama Tanzania.
    Tetapi, masih menurut koresponden BBC, orang Zanzibar merasa berbeda dengan secara ekonomi dengan sudaranya di daratan selama 41 tahun terakhir ini.
    Sementara Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, yang menghadiri peringatan revolusi itu, membuat senang publik yang hadir dengan berbicara dalam bahasa Kiswahili sebelum melanjutkan dalam bahasa Inggris dan mengatakan bahwa Zanzibar dan Zimbabwe mempunyai sejarah yang sama dalam berjuang mengusir penjajah.
    "Negara saya sekarang menghadapi fitnah dari Barat?. Seperti anda semua, kami menolak tuduhan itu," kata Mugabe di stadion yang penuh sesak. (bbc/ac)
Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com