|
Buana Katulistiwa ? Bila anda membuat puisi "Akan kuarungi samudera, meski harus ke samudera ke-lima". Hati-hati, karena samudera ke-lima memang ada, dengan nama Samudera Selatan (The Southern Ocean) namun sering disebut Samudera Antarktika.
Selain Samudera Arktik, Atlantik, Hindia, dan Pasifik, Organisasi Hidrografis Internasional (International Hydrographic Organization/IHO) mengukuhkan Samudera Antarktika ke dalam jajaran samudera dunia pada tahun 2000.
Samudera baru ini mengelilingi Benua Antarktika di Kutub Selatan hingga 60 derajat lintang selatan. Luasnya 20.327.000 kilometer persegi, lebih luas dibandingkan Samudera Arktik.
Mengapa ini penting?
"Riset oseanografis mengenai sirkulasi samudera meningkat tahun belakangan ini, disebabkan oleh El Nino, dan meluasnya ketertarikan pada pemanasan global, (riset tersebut) mengidentifikasikan bahwa salah satu pengaruh utama sistem samudera adalah sirkulasi selatan dimana Samudera Selatan sebagai ekosistem terpisah dengan bagian Utara", Komodor John Leech dari IHO, seperti dikutip geography.about.com.
"Kesimpulannya, istilah Samudera Selatan digunakan untuk mendefinisikan sejumlah besar air di Selatan bumi. Berfikir bahwa bagian air ini berbeda dengan Atlantik, Hindia, dan Samudera Pasifik menjadi tidak ilmiah" tandasnya.
"Batas negara baru muncul karena alasan geografis, budaya dan etnis. Mengapa samudera baru tidak bisa bila alasannya cukup?" ujarnya. 
Dengan luas sekitar sepuluh kali lipat luas Indonesia, Samudera Selatan memiliki wilayah terdalam 7.235 km di bawah permukaan laut pada Palung Sandwich Selatan. Tempetaturnya berkisar pada -2 hingga 10 derajat Celsius. Samudera ini merupakan tempat arus samudera terbesar, yang bergerak ke Timur dan memindahkan 100 kali aliran sungai di seluruh dunia.
So, biar lebih gombal puisi anda, "akan kuarungi samudera ke-enam..". Begitu kira-kira. :) (dp) Powered by AkoComment! |