Depan arrow Artikel arrow Berita Dunia arrow Profesor Geografi Gulirkan Konsep "Global Education"
Profesor Geografi Gulirkan Konsep "Global Education" Cetak E-mail
Rabu, 16 Maret 2005

Buana Katulistiwa - Matt Sparke, Profesor Geografi lulusan Universitas Oxford gulirkan konsep "Global Education". Konsep ini merupakan keinginannya yang terpendam sejak lama. Sparke, yang juga profesor studi internasional, mengajar mengenai "Introduction to Globalization", suatu kajian yang membantu mahasiswanya memahami dan merefleksikan keadaan masyarakat secara global saat ini.

Tujuan Matt Sparke adalah menyiapkan para mahasiswanya menjadi "citizen of the world" yang memahami perpektif masyarakat dari berbagai sudut pandang dan tempat tentang segala hal. Ia menitikberatkan pada konsep globalisasi, serta memperkirakan "Global Education" (pendidikan global) sebagai isu utama dunia pendidikan.

Sebagai manifestasi pemikiran Matt Sparke, dalam penjelasannya yang dilansir http://thedaily.washington.edu, ia menjelaskan kepada mahasiswanya untuk menjalani kehidupan bukan sebagai orang Amerika maupun Eropa melainkan sebagai anggota masyarakat global.

"Global Education" mengajarkan orang-orang untuk dinamis dan fleksibel, serta mendorong masyarakat untuk belajar terus-menerus. Ketika berbicara dalam perspektif keruangan yang global, maka terjadi hubungan timbal balik yang dipengaruhi oleh orang lain. Disitulah nanti perasaan menjadi "citizen of the world" dikembangkan.

Sparke juga menyampaikan rasa salutnya kepada Program "Comparative History of Ideas" (CHID) yang telah melakukan pendekatan global dalam belajar. CHID memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk belajar ke luar  terutama ke daerah-daerah konflik seperti Irlandia Utara dan Afrika Selatan. Ia mengatakan bahwa pada daerah rawan konflik memungkinkan mahasiswa untuk membaur dengan budaya konflik setempat.

Beberapa tahun yang lalu, Sparke bersama mahasiswanya telah menjalin kerjasama dengan surat kabar asing untuk membandingkan perspektif surat kabar Amerika Serikat dengan perspektif surat kabar lain di berbagai belahan dunia yang lain mengenai perihal tertentu. Sparke mengatakan hal ini membantu mahasiswanya memahami keragaraman perspektif dari berbagai belahan dunia.

Sebagai penutup, Matt Sparke mengatakan bahwa kita hidup dalam dunia dimana hidup kita berhubungan dengan banyak orang di banyak tempat. Ketika kita dapat memahaminya, kita dapat melakukan pendekatan masyarakat global maupun menjalani hidup kita dengan lebih bertangggung jawab. (db)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com