Depan arrow Topik arrow Pendidikan arrow Walau Disingkirkan, Profesor Behe Terus Bersaksi Melawan Evolusi Darwin
Walau Disingkirkan, Profesor Behe Terus Bersaksi Melawan Evolusi Darwin Cetak E-mail
Rabu, 19 Oktober 2005
Buana Katulistiwa - Walaupun disingkirkan dari para koleganya di universitas, dan ditertawakan sebagai dokter gadungan atas nama keilmiahan, Michael Behe ternyata tidak pernah menyerah. Dia terus menghadapi tantangan teori tradisional mengenai bagaimana dunia dijadikan.

Selama lebih dari satu dekade, profesor biokimia Universitas Lehigh dan juga penulis buku, Michael Behe, terus melakukan pergerakan untuk mencoba menghentikan teori evolusi Darwin diajarkan di sekolah-sekolah.

Pekan ini, Behe akan memberikan kesaksian di ruang pengadilan federal di Harrisburg, untuk menjawab apakah pelajar Pennsylvania harus mendengar penjelasan sebelum kelas evolusi mereka yang mengatakan bahwa teori Darwin bukanlah fakta.

"Adalah fakta bahwa teks biologi lebih dari seperti pemandu sorak teori Darwin daripada mencoba mengembangkan kemampuan kritis pelajar," kata Behe seperti dikutip AP, Selasa (18/10).

Dalam tulisan, pidato dan bukunya yang terbit 1996 "Darwin's Black Box", Behe berpendapat bahwa evolusi Darwin tidak dapat menjelaskan secara lengkap kompleksitas biologi kehidupan.

Hidupnya dalam dunia akademik boleh saja sendirian. Para kritikus mengatakan, konsepmya tidak lebih dari konsep penciptaan dalam Alkitab. Dia berhenti mengajukan bantuan dan adan mencoba untuk menerbitkan jurnal ilmiah. Pada bulan Agustus, departemennya memuat pernyataan Web yang menyatakan konsep itu tidak ilmiah.

"Bagi kami posisi Dr Behe bukanlah sains. Dia tidak berpijak pada sains dan tidak harus ditempatkan sebagai sains," kata Neal Simon, Ketua Departemen Biologi.

Behe menyebut, dia menjadi pengikut Darwin ketika dia bergabung di Lehigh tahun 1985, tapi berubah menjadi skeptis setelah dia membawa buku Michael Denton, "Evolution: A Theory in Crisis."

Gagasan besar Behe dipublikasian dalam "Darwin's Black Box". Behe menggunakan perangkap tikus untuk mengilustrasikan gagasannya. Singkirkan apapun bagian-bagian ini - platform, spring, hammer, catch - dan perangkap tikus tidak akan dapat menangkap tikus.

"Disain cerdas menjadi nyata ketika Anda melihat sistem yang memiliki bagian-bagian dan Anda melihat bagian-bagian itu berkaitan untuk menjalankan suatu fungsi," kata dia. (bj)

Komentar
Beri Komentar
  • Mohon untuk tidak keluar dari topik.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail:
Situs web:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code

Powered by AkoComment!

 

Donasi (PayPal)

Jumlah & Periode Donasi:

info

Login

Utamakan Indonesia
Iklan Anda
amazon privasi amazon
World Language
Planet GIS Indonesia

RuangWeb.com