|
Buana Katulistiwa - Basim Ahmed membuktikan prediksi gempa yang dibuatnya, setelah masyarakat di Dubai merasakan gempa, efek dari gempa di selatan Iran yang berkisar 5.5 pada skala richter pada hari minggu (27/11)
Bulan lalu (31/10) Buana Katulistiwa memberitakan seorang pelajar Dubai yang memperingatkan kemungkinan akan terjadinya gempa bumi di Uni Emirat Arab, walau hal tersebut dibantah oleh para ahli disana bahwa UEA tidak akan menghadapi bencana seismik gempa seperti di Pakistan (lihat artikel "Pelajar Dubai Menantang Ahli Gempa Uni Emirat Arab").
"Semua sekarang mempercayai saya" kata Basim Ahmed, yang telah mampu mempredikasi terjadinya gempa di UEA untuk kedua kalinya, seperti yang dikutip dari Khaleej Time.
Basim bahkan telah memprediksi tanggal peristiwa, berdekatan waktunya dengan gempa hari minggu. Namun Khaleej Time, surat kabar setempat yang menerima pernyataan prediksi dari Basim tersebut tidak mempublikasikannya untuk menghindari kepanikan di masyarakat.
Basim berpendapat bahwa dia tidak memprediksi gempa dengan hanya intuisi nya saja, namun dengan penelitian nya yang berdasar dari ilmu geografi dan pengetahuan di internet. Ditambahkan oleh Basim bahwa Geografi tidak menentukan waktu terjadinya, namun memberikan sketsa akan bencana berikutnya.
Di artikel sebelumnya Basim mengungkapkan bahwa akan terjadi gempa bumi lainnya dengan skala yang lebih besar di region ini. Sebelum gempa bumi skala menengah yang terjadi di Sharjah 11 Maret 2002, "saya telah memperingatkan teman-teman dan keluarga bahwa ada kemungkinan gempa bumi di UEA. Saya mengulangi peringatan itu setelah terjadinya bencana tsunami dan gempabumi di Pakistan" menurut Basim.
Dia juga mengatakan : "Perhatian utama saya adalah untuk meningkatkan kewaspadaan diantara masyarakat, dan membuat mereka tersadar akan tindakan keselamatan bila terjadi gempa". Teorinya mengatakan bahwa aktivitas tektonik di UEA pada tanggal 11 Maret 2002 berhubungan dengan gempa bumi yang terjadi di salah satu negara di subkontinen tersebut.
Kini Basim terkenal di lingkungan sekolahnya, dimana dia menjelaskan prediksi pada teman-teman nya dengan ilmu geografi melalui kalkulasi dan sketsa.Basim yang berencana akan mengambil jurusan astro-fisik saat kuliah nanti, mengatakan bahwa dia belum dapat memprediksi akan bencana selanjutnya dikarenakan kesibukan nya menghadapi ujian dan tidak sempat belajar geografi yang merupakan ilmu kegemarannya.(tk) Powered by AkoComment! |