|
Buana Katulistiwa- Museum Seni di Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat (AS) mengadakan Pameran Peta Kuno yang berumur lebih dari 450 tahun. Pameran Peta Kuno ini menggambarkan perkembangan kartografi melampaui imajinasi.
Peta Kuno yang ditampilkan pada pameran tersebut merupakan koleksi dari Hendry Wendt. Beliau mengatakan bahwa pada awalnya tujuan pembuatan peta adalah memberikan informasi secara visual.
Tetapi dari peta-peta, yang ditampilkan hingga 14 April 2005 lalu ini bisa disaksikan nilai lebihnya melalui keindahan yang ditampilkan. Peta-peta tersebut diantaranya menggambarkan perjalanan orang-orang Eropa menuju Pantai Barat Amerika Serikat.
Peta-peta hasil koleksi Hendry Wendt merupakan hasil eksplorasinya selama puluhan tahun. Bahkan, sepertinya Ia tidak ragu untuk mengeluarkan biaya atau bahkan pergi ke tempat yang jauh hanya untuk mengejar peta yang dicari.
Dalam sebuah wawancara, Hendry Wendt mengatakan, dahulu kala peta merupakan suatu hal yang begitu penting, sehingga informasi yang dihasilkan merupakan bersifat rahasia. Hal ini bisa dilihat pada abad ke-18, dimana saat itu yang memiliki peta hanyalah orang-orang dari kerajaan ataupun golongan gereja.
Bahkan, peta merupakan salah satu kekuatan untuk memenangkan pertempuran. Hal ini menunjukkan bahwa saat itu kartograf merupakan pekerjaan dengan penghasilan yang tinggi karena kemampuannya yang amat langka.
"Kami ingin mengetahui bagaimana tempat tinggal kami dahulu kala, bagaimana perspektif orang-orang Eropa dahulu kala, bagaimana bentuk peta pada jaman dahulu kala. Melalui koleksi Hendry Wendt, kita bisa melihat semua itu." ujar Steven High, Direktur Museum Seni Nevada.
"Kualitas kertas yang digunakan jauh lebih bagus dibandingkan dengan yang kita gunakan saat ini. Perpaduan warna yang digunakan juga sangat unik. Nampaknya, pada jaman dahulu kala kartografi merupakan suatu pekerjaan yang penuh dengan persaingan. Para kartograf sepertinya tidak segan untuk mengeluarkan ekspresinya dalam membuat peta, sehingga begitu banyak daya tarik yang berbeda antara satu peta dengan peta yang lain," kata Steven High. (db) Powered by AkoComment! |