|
Buana Katulistiwa- Sebuah manuskrip yang merupakan kelahiran dari sains modern, yang hilang lebih dari 200 tahun, diberitakan akan dijual Rabu (29/3) dengan harga satu juta pounds.
Terkenal sebagai "Science's missing link", jurnal Robert Hooke yang berisikan detail eksperimen yang dibuatnya sebagai kurator pada Royal Society dari tahun 1662 dan korespondensinya sebagai sekretaris dari tahun 1677.
Seperti dilansir Reuters, Senin (27/3), Catatan itu ditemukan di dalam sebuah tempat di rumah pribadi di Hampshire oleh para ahli dari auksionir Bonhams.
Catatan itu termasuk perdebatan antara Hooke dan Isaac Newton seputar pergerakan planet dan gravitasi, dan catatan yang hilang mengenai observasi mikroba pertama oleh Antoni van Leeuwenhoek.
Hooke adalah observer alam sejati dengan ketertarikan pada segala yang berbau mekanik, tapi karena gangguan kesehatannya sejak kanak-kanak, dia sempat tertinggal dalam pendidikannya.
Seorang yang memiliki talenta seni, dia dikirim ke London pada waktu meninggalnya ayahnya John - seorang kurasi negara - untuk belajar dari pelukis Peter Lely.
Dia pertama kali belajar pada Westminster School dan kemudian Christ College, Oxford, dimana dia memenangkan sebuah posisi sebagai chorister. Di sana dia belajar astronomi.
Pertemuan para saintis ini berlangsung November 1660 dilangsungkan Society untuk "Promoting of Physico-Mathematical Experimental Learning which Mid-1662", dan diterimanya Royal Charter, yang selanjutnya menjadi Royal Society London.
Pada tahun 1665 Hooke akhirnya menemukan jati dirinya dengan publikasinya "Micrographia" berisi gambar-gambar objek yang dipelajarinya pada mikroskop yang dia buat sendiri dan sejumlah temuan biologi.
Diarist Samuel Pepys menyebut buku ini menunjukkan tokoh seorang cerdik yang pernah dia baca. Namun talenta Hooke sendiri diakui tak berhenti di situ saja.
Hooke menemukan Jupiter berputar pada sumbunya, membuktikan bahwa gravitasi dapat diukur dengan menggunakan pendulum dan, dengan kemampuan arsiteknya, asisten kepala Christopher Wren dalam pembangunan kembali London setelah kebakaran hebat tahun 1666.
Dia juga memperkenalkan pandangannya mengenai gravitasional "vortices", mendorong komet dari orbit, dan termasuk mengenai teleskop, angin, hingga barometer.
Tapi dia dijatuhkan oleh Newton ketika dia menuding Hooke mencuri dari ide-ide originalnya ketika dia menghasilkan teori cahaya dan warna tahun 1672, dan Newton mengambil semua referensi ke Hooke dari "Principia".
Hooke meninggal di London pada bulan Maret 1703 pada usia 67 tahun. (ss)
Powered by AkoComment! |